
Ciri-ciri Yulianto yang disebut-sebut perantara uang Anggodo ke Ketua KPK, Kalau nemuin kayak begini cepat laporin ya gan !!! (Pic: Inilah.com)

Andai saja beliau masih ada, pasti beliau tidak rela bila kota Surabaya dikotori oleh para mafia-mafia keadilan
Bila saja kita bisa mencurahkan perasaan hati kita, mengadukan isi hati kita pada orang-orang yang sudah wafat mendahului kita, maka ingin rasanya mengadu dan “sambat” pada Bung Tomo dimana beliau merupakan motor penggerak dari perjuangan arek-arek Suroboyo tahun 1945 dulu ketika kota Surabaya di serang habis-habisan oleh tentara sekutu yang dibonceng oleh Belanda (NICA). Lalu apa sih yang mau kau utarakan ke Bung Tomo bila saja dia bisa mendengarkanmu?
Aku sangat prihatin atas apa yang terjadi sekarang ini dimana ada suatu kasus besar yang sangat mengusik rasa keadilan dan hati nurani rakyat yang mendambakan penegakan keadilan bisa tegak di bumi Indonesia yang katanya sudah merdeka 63 tahun lalu dan kemerdekaan yang sangat mahal dibayar oleh para pejuang-pejuang, pahlawan -pahlawan yang telah merelakan nyawa dan apapun yang dimiliki untuk kita semua saat ini. Kasus apa sih, mungkin sebagian orang dalam beberapa minggu terakhir ini sangat terusik dengan perseteruan antara aparat penegak hukum di negara kita ini yang ditenggarai bisa terjadi seperti ini karena ada permainan para mafia kasus yang mana akan rela membayar materi untuk kepentingannya walaupun harus mengorbankan kepentingan rakyat, bangsa dan negara ini.
Selanjutnya, mereka menuju ke ruangan Wakabareskrim, Irjen Hadiatmoko. “Pada dasarnya saat dipanggil pertama itu kita ngopi dulu lah, yang jemput Brigjen Irawan Dahlan di rumah, dan langsung dibawa ke ruangan Pak Hadiyatmoko, ditanya sambil ngopi,” kata Wiliardi saat ditanya oleh kuasa hukum terdakwa Antasari Azhar, Juniver Girsang, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/11).





