Borneo Adventure
Barcode Scanner

Foto Foto Wanita Badan Ular Yang Ditemukan Warga Bojonegoro

Ilustrasi Jenglot Wanita Berbadan Ular

Ilustrasi Jenglot Wanita Berbadan Ular

Jenglot bertubuh ular dan kepalanya mirip manusia dengan ciri perempuan itu ditemukan oleh Mbah Lamidi bersama 8 warga setempat yang sedang menjalani ritual. Mereka melakukan itu untuk mengambil jenglot di sungai berjarak 70-an meter di depan rumah Mbah Lamidi, Jumat (8/5) lalu.Setelah itu, kabar tentang penemuan makhluk ini cepat sekali menyebar ke sejumlah daerah, hingga pada Selasa (12/5) Kapolres Bojonegoro AKBP Agus Saripul Hidayat datang langsung ke lokasi untuk meninjau mahluk aneh itu.

Jenglot itu nampak seperti sesosok ular melingkar dengan badan dan kepala berbentuk seperti perempuan dilengkapi rambut panjang di bagian belakang. Mbah Lamidi menyebutnya sebagai jenglot wanita berambut panjang warna pirang.

Jenglot ini bertinggi badan sekitar 18 sentimeter, rambut panjang lebih kurang 20 cm. Di bagian wajah terdapat dua alis warna putih memanjang, mata terbelalak, dua taring, dan badan sampai ekor panjangnya kalau menjulur diperkirakan sampai 90 sentimeter. Selain itu juga ada dua tangan yang menyilang didada, dengan jari-jari berwarna hitam dan kukunya memanjang. Di bawah pantatnya seperti ada besi warna kekuning-kuningan.Jenglot bertubuh ular dan berkepala mirip manusia yang ditemukan Mbah Lamidi, warga Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen, Bojonegoro, tiba-tiba lenyap. Warga desa kemarin gempar bertanya-tanya, ke mana perginya makhluk aneh yang akan dipamerkan Sabtu besok itu. Saat dikunjungi beberapa anggota Polwil Bojonegoro, makhluk aneh itu tidak menampakkan diri. Ada yang menduga, jenglot yang ditemukan di sungai dekat rumah Mbah Lamidi tersebut ngambek karena akan dipertontonkan kepada khalayak.

Salah Satu Jenglot Wanita Berkepala Ular Yang Pernah Ada

Salah Satu Jenglot Wanita Berkepala Ular Yang Pernah Ada

Menurut Kepala Desa Ngadiluhur H Dianto, dia bersama beberapa anggota Polwil Bojonegoro sekitar pukul 11.00 kemarin mendatangi rumah Mbah Lamidi guna melihat jenglot. Namun, saat itu hanya terlihat kain udeng (ikat kepala) warna hitam dan kain songket yang dipakai membungkus jenglot. “Dia (jenglot) tidak bersedia menampakkan diri saat tadi saya datangi bersama beberapa orang dari Polwil Bojonegoro,” kata Dianto.

Setelah dirundingkan dengan Mbah Lamidi, katanya, memang demikian ini ciri jenglot. Dia juga merupakan makhluk yang bisa ngambek kalau melihat keadaan tidak seperti yang diinginkanya. “Mungkin dia tidak mau menampakkan diri karena sehari sebelumnya difoto menggunakan blitz. Dan, saat akan dilihat lagi, dia ngambek hingga tak mau menampakkan dirinya lagi,” ujarnya. Selain itu, bisa jadi jenglot tersebut juga ngembek karena tahu bahwa dirinya akan dipertontonkan secara umum,” tambahnya.

Namun, Dianto serta Mbah Lamidi yakin bahwa Jenglot tersebut masih ada di tempat itu. Hanya saja, untuk sementara tidak bisa dilihat secara kasat mata. “Kan, tidak semua orang bisa melihat makhluk seperti ini. Jadi, kejadian ini sangat wajar. Yang pasti, Jenglot itu masih ada di sana,” sambung Kades.

Melihat kondisi ini, Kades Dianto mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak bisa memastikan rencana pertontonan secara umum jenglot bertubuh ular itu pada Sabtu (16/5) besok, seperti yang sudah direncanakan. Alasanya, kondisi jenglot sedang tidak stabil alias masih tidak bersedia menampakkan diri.

“Terus apa yang akan kita pertontonkan kalau dia tidak menampakkan diri. Tapi, kalau ternyata hari ini dia sudah kembali menampakkan diri, pameran masih sangat mungkin untuk dilanjutkan,” ungkapnya.

Menurut Mbah Lamidi, tidak nampaknya jenglot itu merupakan hal biasa. Karena makhluk tersebut juga merupakan makhluk gaib yang terkadang bisa dilihat oleh manusia. “Memang seperti ini sifatnya. Dia juga bisa nampak dan bisa juga tidak nampak saat dilihat dengan kasat mata. Tapi untuk jenglot ini masih berada di tempatnya, hanya saja untuk sementara tidak bersedia menampakkan dirinya,” ungkap Mbah Lamidi.

Terkait tidak bersedianya jenglot menampakkan diri padahal sudah dipersiapkan untuk pameran secara umum, pihak kepolisian juga mengaku sudah mendengarnya. Kabag Ops Polres Bojonegoro Kompol Suhariyono mengaku sudah mendapat kabar tentang jenglot yang tidak menampakkan diri. “Kami sudah mendengarnya. Saat ini kami masih melakukan koordinasi atas permasalahan tersebut,” jawab perwira yang sudah sempat melihat secara langsung makhluk aneh tersebut.  Sumber : Surya Online

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Ruang Misteri

Toko Barcode

Comment using your Facebook