Beranda > Ruang Berita Terkini > Foto Foto dan Video Eksklusif Bom JW Marriot dan Ritz Carlton

Foto Foto dan Video Eksklusif Bom JW Marriot dan Ritz Carlton

Juli 17, 2009


Indonesia tepatnya Jakarta diguncang Bom lagi dan kali ini untuk kedua kalinya terjadi di hotel JW Marriot setelah beberapa tahun silam pernah terjadi juga Bom di Hotel yang sama

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

————-

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

Foto foto eksklusif Bom JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta

  1. November 14, 2009 pukul 10:59 pm | #1

    saya turut berduka cita atas kejadian tersebut.sebetulnya Allah sudah merencanakan akan datangnya kejadian tersebut.bagi yg melakukan kejahatan itu maka ia akan mendapat balasannya di akhirat nanti .memang semua yg ada di dunia ini akan kembali padanya.semoga adanya kejadian ini orang-orang yg murka dapat tobat.AMIN….

  2. November 14, 2009 pukul 10:56 pm | #2

    saya turut berduka cita atas kejadian tersebut.sebetulnya Allah sudah merencanakan akak datangnya kejadian tersebut.bagi yg melakukan kejahatan itu maka ia akan mendapat balasannya di akhirat nanti .

  3. Ali Zainal Abidin
    Agustus 14, 2009 pukul 1:12 am | #3

    semua yang dari ALLAH akan kembali kepadaNYA, baik sadar atau tidak sadar

    dan tidak ada kekhawatiran bagi yang berima dan benar2 memegang teguh wahyu yang diwariskan untuknya.

    sedangkan bagi para pencela, ALLAH mengancam mereka dengan kecelakaan di dalam Al Quran, kecuali beberapa disini mungkin belum membaca atau meski mengaku muslim tetapi tidak ingat, semoga kalian ditunjukkan dan di ingatkan kembali.

    memang mereka yang emlakukan bom bunuh diri itu bodoh, tetapi sebagai manusia yang baik dan masih normal cara berpikirnya, jika melihat disekitarnya masih ada orang2 bodoh mereka akan membantu mengajarkan atau saling berbagi ilmu, dan yang tidak normal akan semakin suka menghina dan merasa dirinya lebih cerdas, padahal itu tidak menghasilkan apapun kecuali kerugian untuk dirinya

  4. aksa sanjaya
    Agustus 6, 2009 pukul 3:33 pm | #4

    Terorisme dan Ahlaq seorang Muslim

    Selepas 4 tahun Indonesia steril dari aksi pemboman, JW. Marriott dan Ritz Carlton menjadi sasaran aksi yang menelan korban jiwa.

    Rentetan bom yang melanda Indonesia tersebut menjadi prosa buruk di tengah makin membaiknya perspektif dunia atas Indonesia sebagai negara dengan populasi masyarakat muslim terbesar di dunia. Namun bom yang meledak di hotel yang rencananya menjadi tempat menginap klub Inggris Manchester United menjadi pemantik atas aksioma yang selama ini dibangun dengan rapihnya, bahwa kelompok Islam-lah yang menjadi dalang dan bertanggungjawab atas korban jiwa.

    Benarkah kelompok Islam, atau yang mengatasnamakan Islam yang melakukan aksi pemboman tersebut? Rangkaian peristiwa pemboman ini adakah sebagai simtom atas peristiwa lainnya? Banyak pertanyaan yang dapat tercipta, namun ijinkan saya mengutarakan beberapa wacana untuk memperkaya wawasan kita bersama.

    Tanda Akhir Jaman
    Pengalaman terkadang dapat menjadi pembentuk karakter dan penentu masa depan, itu tampaknya yang menjadi hikmah dari kejadian yang saya temui.

    Seorang kawan saya, yang memiliki kegemaran berkelana menapaktilasi jejak-jejak para ulama, sempat menceritakan pengalamannya pada saya yang kala itu masih berusia remaja. Pengalaman sahabat saya yang saat itu sedang hiking ke gunung Gede Pangrango adalah bermimpi, meski berbau mistis, namun entah mengapa hikmahnya begitu melekat di relung hati dan pikiran saya.

    Dalam mimpi itu, kawan saya di bawa oleh seorang tua melihat sebuah kebun buah-buahan, yang setiap pohonnya bisa bicara untuk menawarkan buah yang tumbuh di dirinya sembari menjelek-jelekan buah yang tumbuh di pohon lain “Petik buah saya saja, yang ini sudah mateng dan di jamin manis dan enak”. Atau kalimat, “Jangan ambil buah dari pohon itu, belum mateng, sudah busuk pula” bersahut-sahutan menggoda kawan saya untuk memetik buah di pohonnya.

    Sebelum terbersit pemikiran untuk memetik, pak tua itu menyuruh kawan saya untuk melanjutkan perjalannnya menuju sebuah puncak gunung. Tidak jauh kemudian, kawan saya terkaget setengah mati ketika menjumpai seekor binatang berbadan babi namun memiliki kepala dan ekor seperti kambing. Pak tua itu dengan tatapan bijak menenangkan kawan saya, dan terus mengajaknya hingga menemukan dua buah kolam besar yang menghimpit sebuah kolam kecil di tengah-tengahnya. Kolam kecil itu kondisinya kering tak berair, sementara dua kolam besar di kedua sisinya penuh dengan air yang saling membagi air dan ikan.

    Belum sempat kawan saya bertanya, ia sudah diajak untuk meninggalkan tempat itu. Di depan kemudian terdapat sungai yang terlihat sangat dalam dan arus yang deras, tetapi di seberang terlihat bangunan yang begitu megah dan luas. Lamat terdengar suara sedang mengaji. Ketika teman saya memicingkan matanya terlihat anak-anak sedang duduk melingkar di sebuah surau, lainnya sedang berlari, bermain, berkumpul penuh nafas persaudaraan. Pak Tua itu lalu menceritakan bahwa itu adalah pesantren beliau.

    Lagi-lagi ketika teman saya ingin bertanya beliau melarang dan akan menjelaskan semuanya begitu mereka tiba di pesantren. Beliau lalu mengajak teman saya untuk menceburkan diri ke sungai yang terlihat dalam dan deras arusnya itu, “Eh Pak tidak ah. Saya belum mau mati, biar saya lewat situ aja” ujar teman saya sembari tangannya menunjuk ke sebelah kiri ke arah jembatan. Tapi beliau malah menarik tangan teman saya, “Jangan mas situ kelihatannya ada jembatan, tapi di seberang jembatan itu langsung hutan dan gelap. Trus ga ada jalan lagi, bahaya” imbuhnya. Byuur. Teman saya hanya bisa berdoa ketika pak Tua itu menariknya masuk ke sungai. Namun, ternyata sungai itu hanya semata kaki dalamnya, bahkan airnya sangat sejuk.

    Rasa penasaran semakin menggelayuti hati teman saya. Orang itu lalu mengajak teman saya masuk ke sebuah ruangan khusus yang cukup luas dan megah dengan banyak lemari-lemari buku yang besar berisikan kitab-kitab yang bertuliskan tulisan Arab, Inggris, Indonesia bahkan ada beberapa bertuliskan dengan tulisan-tulisan kanji dan Rusia.

    Belum puas teman saya melihat-lihat isi ruangan, ia sudah keburu diajak duduk bersila berhadap-hadapan, dan sambil diam keheran-heranan ia mendengarkan cerita Pak Tua tersebut. Beliau menceritakan makna satu persatu peristiwa tadi; kata beliau pertama apa yang teman saya lihat tentang kebun buah-buahan tadi bahwa saat di akhir jaman itu manusia akan berkelompok-kelompok dan masing-masing akan mempromosikan bahwa dirinya dan kelompoknya-lah yang paling baik dan bermanfaat bagi orang lain sembari menjelek-jelekkan orang lain dan kelompok-kelompok lainnya.

    Lalu tentang binatang aneh itu secara sederhana beliau menjelaskan bahwa saat di akhir jaman sesuatu yang halal dan yang haram akan seperti menyatu dan akan sangat sulit untuk di bedakan. Lalu beliau meneruskan penjelasannya mengenai kolam yang saya lihat itu pertanda akan saat di akhir jaman itu orang-orang yang kaya akan saling bantu membantu untuk memperkaya diri sementara saudara terdekatnya tidak akan terbantu karena sangat miskin dan tidak bisa memberikan dukungan nyata bagi si orang kaya itu.

    Beliau meneruskan tentang sungai yang terlihat sangat dalam dan deras itu juga jembatan di pinggir hutan, bahwa di saat akhir jaman setiap jalan yang sebenarnya lurus sesuai petunjuk agama dan terang terlihat kebahagian di depannya akan ada halangan-halangan yang terlihat seperti membahayakan tetapi sebenarnya tidak, dan justru jalan yang menyesatkan dan mengantarkan kepada kegelapaan akan terlihat mudah dan menyelamatkan. Dan begitulah kira-kira ilustrasi kondisi manusia di akhir jaman.

    Akhlak Muslim
    Entah mengapa meski kisah itu hanyalah mimpi yang dialami teman saya, namun begitu melekat dan senantiasa terngiang di benak saya, terutama setelah peristiwa pemboman JW Marriott dan Ritz Carlton beberapa waktu silam.
    Kakek saya yang juga seorang ulama pernah menasihati saya, “Wa innamaal umamul ahlaaqu maa baqiyah – Fain humu dzahabat ahlaaquhum dzahabuu”. Yang artinya, “Bahwa sesungguhnya bangsa itu tergantung moralnya, bila moralnya rusak maka binasalah bangsa itu”.

    Untuk keseimbangan siklus kehidupan manusia yang penuh dengan kemajemukan maka Allah SWT menurunkan agama di muka bumi ini. Islam sebagai salah satu agama samawi memiliki komprehensifitas ajaran karena didalam Islam sudah dilengkapi dengan aturan-aturan tentang Aqidah, Syariah dan Akhlak yang disiplin ilmunya adalah Tauhid, Fiqih serta Tasawuf sehingga Islam membentuk manusia-manusia yang beriman, berislam dan ber-ihsan secara integral.

    Dalam ilmu tasawuf terdapat sebuah materi ajaran yang menuntun manusia untuk dapat menjalani fitrahnya sebagai mahluk sosial secara seimbang, yaitu Ahlak. Rasullah Saw sekalipun di utus oleh Allah SWT semata-mata untuk membina dan menyempurnakan Akhlak. Beliau juga mengatakan bahwa “Ahlak yang baik dapat menghapus kesalahan bagaikan air yang menghancurkan tanah yang keras dan ahlak yang buruk dapat merusak amal seperti cuka merusak manisnya madu”.

    Selain itu Rasulullah Saw juga mengingatkan kita agar menjauhi diri dari ahlak yang buruk yang salah satu komponennya adalah Munafik karena di dalam sifat munafik itu terdapat tiga sifat dari ahlak buruk sekaligus yaitu: Dusta, Ingkar Janji dan berhianat. Dengan tegas Rasulullah Saw mengatakan “Kejahatan dan perbuatan jahat, keduanya sama sekali bukan ajaran Islam. Dan bahwasannya orang yang paling baik Islamnya ialah mereka yang paling baik ahlaqnya (HR. Turmudzi).

    Bahkan Allah Swt di dalam Al Quran surat Al Ankabut: 46 dengan tegas menyampaikan agar umat muslim tdak terperangkap oleh kaum Yahudi dan Nasrani sekalipun di dalam perdebatan yang membawa akibat permusuhan juga sedikitpun tidak ada kebaikannya untuk agama Islam. Selain itu Rasulullah Saw juga memerintahkan kita sebagai umat muslim untuk berbuat adil tidak hanya kaum muslimin yang bertaqwa tetapi juga kepada orang-orang yang jahat dan berzinah bahkan di haruskan adil kepada kalangan kafir sekalipun.

    Dalam sebuah riwayat di ceritakan bahwa ketika pernah seorang Yahudi datang kepada Rasulullah Saw untuk menagih hutang sambil bertingkah dan berbicara yang tidak enak sehingga sayidina Umar Ra, marah dan mengambil pedang untuk menghardik si Yahudi itu dan sepontan Rasulullah Saw berkata kepada sayidina Umar Ra, “Saya dan dia lebih berhak dari kamu, jika kamu mau ikut juga perintahkan dia agar mengambilnya dengan cara yang baik, dan kamu perintahkan juga kepada aku agar aku membayarnya dengan baik juga”.

    Dari beberapa keterangan di atas jelaslah bahwa sangat tidak layak dan justru berdosa bagi seorang muslim sejati jika menyakiti kepada siapapun yang tidak berdosa kepada kita, sekalipun itu kepada kalangan kafir sekalipun.

    Disisi lain juga diterangkan bahwa semua muslimin itu bersaudara dimanapun dia berada dan berstatus apapun dia, bahkan kepada kita harus bisa menumbuhkan kepekaan kita untuk merasakan apa yang dirasakan oleh sesama muslim seperti halnya anggota tubuh kita yang lain yang terasa sakit, dan juga di terangkan bahwa keimanan kita juga diukur melalui tindakan dan sikap kita terhadap sebuah kedholiman, dan di katagorikan sebagai selemah-lemahnya iman kaum muslimin apabila menolak sebuah kedholiman hanya dengan hati, dan sekuat-kuatnya iman seorang muslim apabila menolak sebuah kedholiman dengan tangan (tindakan) sedangkan termasuk iman yang menengah bagi seorang muslimin apabila menolak sebuah kedholiman dengan mulut (pernyataan).

    Sikap Umat Muslim Indonesia
    Dalam konteks hari ini di mana kita juga menyaksikan di Palestina, di Irak juga di Negara-negara lain di mana umat muslim di tindas tanpa prikemanusiaan oleh kaum Zionis Yahudi termasuk Inggris, Amerika Serikat dan beberapa negara-negara yang menjilat kepada dua negara itu, bagaimana seharusnya kita sebagai muslimin bersikap baik untuk di negara kita?

    Rasulullah Saw sendiri bahkan menjamin bahwa setiap kafir yang tidak memerangi kepada kaum muslimin (kafir zimmi) tidak boleh di perangi bahkan harus dilindungi. Sementara dalam konteks ke-Indonesia-an setelah tidak ada kaum kafir yang memerangi kaum muslimin secara terbuka dengan senjata, kita jangan memerangi mereka. Yang harus di lakukan oleh kalangan muslimin di Indonesia adalah mempererat ukhuwah Islamiah, persaudaraan antar sesama muslim, sambil juga berdakwah ahlaqul karimah kepada kalangan non muslim sembari menjaga pemikiran-pemikiran dan keyakinan kaum muslim dari ajaran-ajaran jihad yang sudah disesatkan.

    Terhadap saudara-saudara muslim yang terdholimi di Palestina, di Irak dan di berbagai negara lain kita sebagai sesama muslim tetap memiliki kewajiban dan hak untuk menuntut kepada dunia akan perdamaian yang seadil-adilnya di muka bumi ini dengan cara-cara yang berahlak baik seperti doa-doa yang kita lakukan secara masal, dengan dukungan dana dan juga dengan diplomasi-diplomasi politik yang mengatas namakan umat muslim di Indonesia, tanpa harus terprovokasi oleh ajaran-ajaran jihad yang disalah artikan.

    Mengapa di Indonesia?
    Beruntunnya peristiwa pemboman di Indonesia saya amati secara sederhana saat ini sebagai upaya menghancurkan Islam dari dalam dengan cara menggalang generasi-generasi muslim yang masih hijau dan muda untuk di racuni dengan pemahaman jihad yang salah, sehingga citra Islam dan umat muslim secara umum menjadi sangat terpuruk.

    Pemikiran saya ini lahir karena tokoh-tokoh teroris peledakan bom di Indonesia belakangan ini berasal dari negara tetangga yang merupakan negara persemakmuran Inggris. Jadi bukan tidak mungkin DR. Azhari, juga Nurdin M Top adalah jaringan intelijen mereka yang di susupkan di Indonesia untuk menghancurkan potensi muslim di Indonesia yang sangat di perhitungkan di dunia

    Disamping itu di Indonesia juga banyak mantan-mantan veteran Afganistan tahun 1988 yang ketika itu Amerika sedang berhadapan dengan komunis Uni Soviet, di Afganistan Amerika ketika itu telah banyak menciptakan mesin-mesin perang dari para mujahidin-mujahidin yang berasal dari seluruh dunia dan hari ini setelah faham komunis di dunia ini sudah sangat lemah tinggalah kehawatirannya terhadap potensi Islam yang ketika berhadapan dengan komunis Uni Soviet Amerika telah menciptakan mesin-mesin perang dari kalangan mujahid-mujahid muslim yang dengan idiologi jihadnya telah terbukti keampuhannya dalam berperang.

    Dengan diantar rasa ketakutan yang berlebihan dan dorongan lobi-lobi zionis Yahudi maka Amerika menyusun sekenario untuk menyusupkan orang-orang Islam yang sudah terbeli oleh mereka kedalam Islam dan dengan memanfaatkan ajaran jihad yang di salah artikan untuk menciptakan kader-kader mujahid muslim yang salah alamat demi kepentingan issu teroris seperti belakangan ini yang dapat menghancurkan citra Islam itu sendiri.

    Selain itu dengan mencuatnya issu teroris seperti belakangan ini Amerika mendapatkan alasan untuk melumpuhkan mesin-mesin perang yang sudah di ciptakannya sendiri. Di Irak dan Afganistan Amerika ketika di pimpin oleh Goerge W Bush telah berhasil meluluhlantakkan kekuatan para mujahid. Sementara Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia mereka pun hampir berhasil.

    Maka tugas para ulama, pemerintah dan kaum muslimin sekalian untuk segera mengambil langkah-langkah pembinaan terhadap seluruh umat dan masyarakat muslim dari berbagai status sosial untuk dapat memahami arti, serta penempatan Jihad di dalam Islam yang sesungguhnya juga kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia dengan ahlaq yang sebaik-baiknya menurut Islam.

  5. DAVID CHENTANU
    Agustus 1, 2009 pukul 3:58 am | #5

    Saya turut prihatin atas peristiwa pemboman hotel JW MARRIOT dan RITZ CALTON. semoga orang yang melakukan pemboman kedua hotel tersebut segera di temukan dan di beri sanksi menurut jalur hukum yang setimpal.

    Demikian lah comment saya, Terima Kasih.
    karena telah memberi saya peluang untuk memposting comment saya.

  6. Juli 29, 2009 pukul 10:24 am | #6

    anak buah gue emang keren

    • Terrorist Fuck asshole!?
      Juli 29, 2009 pukul 12:58 pm | #7

      heh anjing lo pake ngebomb-ngebomb cih, cara paling pengecut bunuh orang luar lagi, lu cuman bikin travel warning anjing, ngara kita kapan kayanya kalo di bomb trus tot!???

    • jie
      Juli 31, 2009 pukul 3:48 pm | #8

      eh,bangsat keluar dari persembunyian loe!!!!
      man to man ma gw klo emang loe punya nyali!!!!
      gaya loe bkin2 bom!!!!!
      ngumpet dimana loe brengseek!!!!!fuck!!!!

  7. wong katro
    Juli 29, 2009 pukul 6:57 am | #9

    Tiada yg bs mengganti semua ini terkecuali Kepala Noor M Top

  8. curutgot
    Juli 29, 2009 pukul 4:50 am | #10

    Bom has been planted..cover me..hahaha udah kya main counter stirke ae…

  9. Juli 27, 2009 pukul 6:18 am | #11

    Klo memang anda seorang muslim sejati, ga begini caranya JIHAD bung,……buat dalang BOM JW MARRIOT DAN RITCH CALTON klo mang berani dan berjiwa kesatria kita duel aja sama saya……terserah mau pake lembut ato cara kasar, ditunggu segera !!!!!!

  10. Anna
    Juli 21, 2009 pukul 9:11 am | #12

    Wahai Manusia biadab yang tidak memiliki hati nurani…. sadarkah engkau bahwa saudaramu terluka akibat perbuatanmu….
    Wahai manusia biadab sadarkah engkau bahwa perbuatanmu pun di laknat oleh Tuhan pencipta alam ini…
    Jangan engkau mengatasnamakan agama, ras dan bangsa dengan tingkah lakumu yang terkutuk itu.
    Keluar dari persembunyianmu….Jangan bersembunyi dibalik nama Tuhan dan Agama…
    Apakah engkau memiliki saudara, ayah, ibu, kakak, adik, paman dan bibi…
    Bagaimana kalo salah satu dari mereka menjadi korban seperti saudara-saudara kami…
    Berjuanglah demi Agama dan Tuhanmu tapi jangan kau sakiti saudara-saudaramu dengan menghabisi mereka dengan “BOM”
    Ingatlah!! Bukan Surga yang kau dapat tapi Neraka telah menantimu di depan pelupuk mata…
    Insyaflah wahai Saudaraku Pembuat Malapetaka !!!

  11. Juli 21, 2009 pukul 7:12 am | #13

    kalo mau perang jangan pakai cara pengecut gini……..tunjukin kalo eloe emang manusia..kita berperang dengan cara ksatria,,,bukan sebagai pengecut…………dasar mahluk terkutuk,,,, banyak saudara gw moeslim meninggal gara – gara bom loe yang nggak punya nurani…..tunjukin siapa loe dasar pengecutttttttttttttttttttttttttttt//

  12. Tya
    Juli 20, 2009 pukul 4:32 am | #14

    Tlg donk jgn mengatasnamakan agama buat kejahatan,jihad dijalan allah bkn dgn cr mengebom krn dsna jg byk org yg ga bersalah.byk jg org muslim dsna.apa jihad tu membunuh saudara sendiri.bertaubatlah para pengebom?km bkn jihad n masuk sorga tp neraka menantimu.

Comment pages
Komentar telah ditutup