<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tanya Jawab Seputar Puasa [Lengkap] Bersama Dr.Quraish Shihab</title>
	<atom:link href="http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/</link>
	<description>membuka pintu ruang hati kita untuk berbagi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 06:15:47 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: ZULFY</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28125</link>
		<dc:creator>ZULFY</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 10:10:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28125</guid>
		<description>pada hakkatnya agama bukan mewajibkan memakai jilbab, melainkan menutup aurat, karna tradisi di negara timur bahwa perempuan menutup aurat dengan jilbab, maka tidak ada salah ny kaum hawa mengikuti untuk menutupi aurat mereka dengan jilbab, klo hnya memperdebatkan persoalan jilbab, maka anda boleh menutup aurat dengan daun, yang penting aurat tertutup dengan rapi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pada hakkatnya agama bukan mewajibkan memakai jilbab, melainkan menutup aurat, karna tradisi di negara timur bahwa perempuan menutup aurat dengan jilbab, maka tidak ada salah ny kaum hawa mengikuti untuk menutupi aurat mereka dengan jilbab, klo hnya memperdebatkan persoalan jilbab, maka anda boleh menutup aurat dengan daun, yang penting aurat tertutup dengan rapi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Y4HY4</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28124</link>
		<dc:creator>Y4HY4</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 14:13:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28124</guid>
		<description>saya mau cuma komentar dikit tentang jabawan bpk DR.Quraish Shihab, diacara lebaran bersama keluarga shihab tentang hukum pakai jilbab.

setau saya sebagai orang awam yang bukan ahli tafsir bahwa hukum jilbab adalah wajib. kewajiban kita harus menasihati anak2 kita untuk pake jilbab tapi semuanya terpulang kemereka .. bukannya ulama bingung untuk ngeluarin fatwa mengenai jilbab .. dan jilbab itu buat anak muda, ibu2 juga .. ingat bpk DR ana ini ahli tafsir tetapi bukan jangan menjaual agama dengan jawaban bela diri seperti ini itu tidak baik &quot; kullil hakka walaukan murra&quot; bpk pasti ngerti kata ini artinya say the truth even though it hurts ... karena itu adalah kebenaran .


mengenai jilabab apa susahnya kalo bpk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau cuma komentar dikit tentang jabawan bpk DR.Quraish Shihab, diacara lebaran bersama keluarga shihab tentang hukum pakai jilbab.</p>
<p>setau saya sebagai orang awam yang bukan ahli tafsir bahwa hukum jilbab adalah wajib. kewajiban kita harus menasihati anak2 kita untuk pake jilbab tapi semuanya terpulang kemereka .. bukannya ulama bingung untuk ngeluarin fatwa mengenai jilbab .. dan jilbab itu buat anak muda, ibu2 juga .. ingat bpk DR ana ini ahli tafsir tetapi bukan jangan menjaual agama dengan jawaban bela diri seperti ini itu tidak baik &#8221; kullil hakka walaukan murra&#8221; bpk pasti ngerti kata ini artinya say the truth even though it hurts &#8230; karena itu adalah kebenaran .</p>
<p>mengenai jilabab apa susahnya kalo bpk</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gusti Yan</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28123</link>
		<dc:creator>Gusti Yan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 08:56:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28123</guid>
		<description>Banyak umat beragama khususnya Islam dalam menjalankan aktifitas ibadahnya telah menyimpang dari maksud dan tujuan dari ibadahnya, contoh Puasa. Tujuan puasa adalah membentuk sistem kontrol atau pengendalian di dalam diri agar manusia senantiasa mendapatkan kebahagiaan lahir dan bathinnya, karena tanpa ada pengendalian diri maka manusia pasti akan mudah tergoyahkan oleh berbagai situasi dan kondisi yang menjadi permasalahan hidupnya, mudah sedih, resah, gelisah, gundah, cemas, kuatir, tidak percaya diri, mudah sakit dan lain-lain.

Apa pun alasannya, tujuan dari suatu agama adalah kehidupan surga lahir dan bathin. Jadi wujudkan dulu kehidupan surga selama hidup di dunia ini dengan senantiasa berseri hatinya dalam menghadapi berbagai permasalahan kehidupan sebagai warna warni yang memperindah dan mempercantik perjalanan menuju pada kemulyaan dan kebahagiaan yang sempurna. Itulah syukur yang sesungguhnya, bukan hanya dengan ucapan alhamdulillah yang diucapkan beribu bahkan berjuta kali, tapi hatinya masih tetap kufur, jauh dari ketenangan apalagi kenikmatan.

Lihatlah realita kehidupan yang ada di bumi, yang lengkap dengan berbagai fasilitas kenikmatan surga yang kekal dan abadi, karena sampai kapan pun Bumi ini akan selalu baru dan memperbaharui dir bumi itu sendiri.

Hal Kiamat seperti yang dijanjikan dalam setiap ajaran agama adalah kiamat dalam kebodohan dan kesesatan akal pikiran manusia, karena kesalahan dalam sudut pandang manusia terhadap diri, bumi, alam semesta raya dan terhadap tuhannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak umat beragama khususnya Islam dalam menjalankan aktifitas ibadahnya telah menyimpang dari maksud dan tujuan dari ibadahnya, contoh Puasa. Tujuan puasa adalah membentuk sistem kontrol atau pengendalian di dalam diri agar manusia senantiasa mendapatkan kebahagiaan lahir dan bathinnya, karena tanpa ada pengendalian diri maka manusia pasti akan mudah tergoyahkan oleh berbagai situasi dan kondisi yang menjadi permasalahan hidupnya, mudah sedih, resah, gelisah, gundah, cemas, kuatir, tidak percaya diri, mudah sakit dan lain-lain.</p>
<p>Apa pun alasannya, tujuan dari suatu agama adalah kehidupan surga lahir dan bathin. Jadi wujudkan dulu kehidupan surga selama hidup di dunia ini dengan senantiasa berseri hatinya dalam menghadapi berbagai permasalahan kehidupan sebagai warna warni yang memperindah dan mempercantik perjalanan menuju pada kemulyaan dan kebahagiaan yang sempurna. Itulah syukur yang sesungguhnya, bukan hanya dengan ucapan alhamdulillah yang diucapkan beribu bahkan berjuta kali, tapi hatinya masih tetap kufur, jauh dari ketenangan apalagi kenikmatan.</p>
<p>Lihatlah realita kehidupan yang ada di bumi, yang lengkap dengan berbagai fasilitas kenikmatan surga yang kekal dan abadi, karena sampai kapan pun Bumi ini akan selalu baru dan memperbaharui dir bumi itu sendiri.</p>
<p>Hal Kiamat seperti yang dijanjikan dalam setiap ajaran agama adalah kiamat dalam kebodohan dan kesesatan akal pikiran manusia, karena kesalahan dalam sudut pandang manusia terhadap diri, bumi, alam semesta raya dan terhadap tuhannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gusti Yan</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28122</link>
		<dc:creator>Gusti Yan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 15:56:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28122</guid>
		<description>Berdosa???? Jika tidak tahu wujud allah, bagaimana syahadatnya (kesaksiannya)? terus bagaimana penghadapan dan ibadah kepada Nya? Bukan kah di dalam asmaul husna juga disebutkan bahwa allah itu maha nampak, apanya yg maha nampak jika demikian? Saya rasa pemahaman anda terhadap existensi Nya jauh api dari panggang...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berdosa???? Jika tidak tahu wujud allah, bagaimana syahadatnya (kesaksiannya)? terus bagaimana penghadapan dan ibadah kepada Nya? Bukan kah di dalam asmaul husna juga disebutkan bahwa allah itu maha nampak, apanya yg maha nampak jika demikian? Saya rasa pemahaman anda terhadap existensi Nya jauh api dari panggang&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hakim</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28121</link>
		<dc:creator>hakim</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 03:57:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28121</guid>
		<description>Maap sy hny jwb prtnyaan no 1. Bhwa wjud Allah hanya bisa dlihat oleh org2 ahli surga. Bhkn tak semua ahli surga bs mmperoleh knikmatan luar biasa tsb. Prlu anda ketahui dan camkan bhwa mmkirkan dan berangan2 ttg wjud Allah itu doasa. Jadi, sebaikny anda bahas ilmu/mslh lain drpd mlakukn hal tdi. Trims!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maap sy hny jwb prtnyaan no 1. Bhwa wjud Allah hanya bisa dlihat oleh org2 ahli surga. Bhkn tak semua ahli surga bs mmperoleh knikmatan luar biasa tsb. Prlu anda ketahui dan camkan bhwa mmkirkan dan berangan2 ttg wjud Allah itu doasa. Jadi, sebaikny anda bahas ilmu/mslh lain drpd mlakukn hal tdi. Trims!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gusti Yan</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28120</link>
		<dc:creator>Gusti Yan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 23:53:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28120</guid>
		<description>Agama Islam adalah agama yang logis,
1. Bagaimana cara Allah menggerakan atau mengatur setiap mahluk hidup sedangkan Allah itu adalah Maha Tunggal?
2. Jika tidak tahu wujud Allah bagaimana keabsahan syahadatnya umat Islam, bagaimana penghadapan umat Islam kepada Allah, bukankah jadi mengambang, ragu-ragu karena tidak ada pusat konsentrasinya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Agama Islam adalah agama yang logis,<br />
1. Bagaimana cara Allah menggerakan atau mengatur setiap mahluk hidup sedangkan Allah itu adalah Maha Tunggal?<br />
2. Jika tidak tahu wujud Allah bagaimana keabsahan syahadatnya umat Islam, bagaimana penghadapan umat Islam kepada Allah, bukankah jadi mengambang, ragu-ragu karena tidak ada pusat konsentrasinya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gusti Yan</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28119</link>
		<dc:creator>Gusti Yan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 23:32:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28119</guid>
		<description>Assalammualaikum....

Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya sampaikan kepada Bapak H. Qurais Shihab :

1. Mohon dijelasakan wujud Allah Yang Maha Dlohir (Ad-Dhohir) atau jelas-jelas nampak dalam penglihatan mata lahiriah?

2. Pada hakekatnya visi misi agama adalah mewujudkan kehidupan surga bagi para pemeluknya. Sejauh mana pencapaian target visi misi agama untuk mewujudkan kehidupan surga, sedangkan sejak diturunkan ajaran agama Islam sudah ribuan tahun tapi masih tetap dijanjikan kehidupan surga, apa menunggu kiamat tiba, terus dimana letak keadilan Allah jika orang yang meninggal sudah 1000 tahun yang lalu tapi masih mendapatkan siksa kubur padahal usia orang tersebut hidup di dunia hanya 60 tahun misalnya, sedangkan siksa kubur yang didapatkan lebih dari dosa yang dia buat selama hidupnya?
Kemudian kita melihat bahwa peradaban manusia semakin jauh dari nilai-nilai peradaban luhur dan mulya, bukan kah itu adalah kegagalan dari visi misi agama?

3. Dimana letak rahmatan lil alamin agama Islam jika untuk menghormati orang yang beribadah puasa saja harus melarang sebagian orang yang sedang beribadah mencari nafkah, kita lihat aksi di telivisi bagaimana satpol pp atau warga berbuat aniaya terhadap sebagian warga yg sedang berjualan makanan?
Kenapa orang ibadah kepada Allah kok minta dihargai dan dihormati, bukan kah penghormatan dari Allah jauh lebih tinggi nilainya dari pada harus berbuat aniaya terhadap orang yang sedang ibadah mencari nafkah yang tentunya lebih utama nilainya dibandingkan dengan ibadah puasa itu sendiri?
Bukankah tujuan dari ibadah puasa itu adalah untuk membentuk sistem kontrol di dalam diri? Dimana tanggung jawab para ulama terhadap tindak penganiayaan tersebut?
Masih banyak lagi pertanyaan yang ingin saya sampaikan yang berkaitan dengan kejanggalan2 ajaran agama atau tidak sesuai dengan tujuan atau visi misi agama yang semakin hari semakin menyimpang dari tujuan yang sebenarnya namun tidak ada yang berusaha untuk meluruskan sudut pandang atau paradigma yang ngawur bin nglantur? Terima kasih atas jawabannya.

Wassalammualaikum..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammualaikum&#8230;.</p>
<p>Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya sampaikan kepada Bapak H. Qurais Shihab :</p>
<p>1. Mohon dijelasakan wujud Allah Yang Maha Dlohir (Ad-Dhohir) atau jelas-jelas nampak dalam penglihatan mata lahiriah?</p>
<p>2. Pada hakekatnya visi misi agama adalah mewujudkan kehidupan surga bagi para pemeluknya. Sejauh mana pencapaian target visi misi agama untuk mewujudkan kehidupan surga, sedangkan sejak diturunkan ajaran agama Islam sudah ribuan tahun tapi masih tetap dijanjikan kehidupan surga, apa menunggu kiamat tiba, terus dimana letak keadilan Allah jika orang yang meninggal sudah 1000 tahun yang lalu tapi masih mendapatkan siksa kubur padahal usia orang tersebut hidup di dunia hanya 60 tahun misalnya, sedangkan siksa kubur yang didapatkan lebih dari dosa yang dia buat selama hidupnya?<br />
Kemudian kita melihat bahwa peradaban manusia semakin jauh dari nilai-nilai peradaban luhur dan mulya, bukan kah itu adalah kegagalan dari visi misi agama?</p>
<p>3. Dimana letak rahmatan lil alamin agama Islam jika untuk menghormati orang yang beribadah puasa saja harus melarang sebagian orang yang sedang beribadah mencari nafkah, kita lihat aksi di telivisi bagaimana satpol pp atau warga berbuat aniaya terhadap sebagian warga yg sedang berjualan makanan?<br />
Kenapa orang ibadah kepada Allah kok minta dihargai dan dihormati, bukan kah penghormatan dari Allah jauh lebih tinggi nilainya dari pada harus berbuat aniaya terhadap orang yang sedang ibadah mencari nafkah yang tentunya lebih utama nilainya dibandingkan dengan ibadah puasa itu sendiri?<br />
Bukankah tujuan dari ibadah puasa itu adalah untuk membentuk sistem kontrol di dalam diri? Dimana tanggung jawab para ulama terhadap tindak penganiayaan tersebut?<br />
Masih banyak lagi pertanyaan yang ingin saya sampaikan yang berkaitan dengan kejanggalan2 ajaran agama atau tidak sesuai dengan tujuan atau visi misi agama yang semakin hari semakin menyimpang dari tujuan yang sebenarnya namun tidak ada yang berusaha untuk meluruskan sudut pandang atau paradigma yang ngawur bin nglantur? Terima kasih atas jawabannya.</p>
<p>Wassalammualaikum..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: puchan</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28118</link>
		<dc:creator>puchan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 07:41:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28118</guid>
		<description>bagaimana kalau sakit pilek yang terus menerus, kemudian ada dahaknya, apa dahak itu membatalkan puasa?
makasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagaimana kalau sakit pilek yang terus menerus, kemudian ada dahaknya, apa dahak itu membatalkan puasa?<br />
makasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: devi patrisia</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28117</link>
		<dc:creator>devi patrisia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 04:41:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28117</guid>
		<description>bila ada wanita yang tidak berpuasa karena hamil atau melahirkan dan dia membayar fidyah, apakah dia tetap wajib membayar puasanya dilain hari?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bila ada wanita yang tidak berpuasa karena hamil atau melahirkan dan dia membayar fidyah, apakah dia tetap wajib membayar puasanya dilain hari?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: setyaputri</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28116</link>
		<dc:creator>setyaputri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 14:04:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28116</guid>
		<description>ass..
saya ingin bertanya, jika seseorang ingin memberikan sedekah namun orang tersebut masih memiliki utang..manakah yg harus didahulukan diantara ke-2&#039;a ustad??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass..<br />
saya ingin bertanya, jika seseorang ingin memberikan sedekah namun orang tersebut masih memiliki utang..manakah yg harus didahulukan diantara ke-2&#8242;a ustad??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: m.risAL</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28115</link>
		<dc:creator>m.risAL</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 08:24:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28115</guid>
		<description>ass...bln ramadan adalh bln magfirah tp dalm bln ini saya cuma menahan lpar tnpa ada ibadh-ibdah lain, bgaman pndapat ust dlm hl ini?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass&#8230;bln ramadan adalh bln magfirah tp dalm bln ini saya cuma menahan lpar tnpa ada ibadh-ibdah lain, bgaman pndapat ust dlm hl ini?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wiwik</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28114</link>
		<dc:creator>wiwik</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 04:15:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28114</guid>
		<description>saya mengikuti program KB suntik triwulanan. Pada saat bulan puasa ini saya waktunya suntik lagi, apakah bisa membatalkan puasa apabila suntiknya sebelum waktu berbuka puasa. atas jawabannya saya sampaikan terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mengikuti program KB suntik triwulanan. Pada saat bulan puasa ini saya waktunya suntik lagi, apakah bisa membatalkan puasa apabila suntiknya sebelum waktu berbuka puasa. atas jawabannya saya sampaikan terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muslimafif</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28113</link>
		<dc:creator>muslimafif</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 03:59:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28113</guid>
		<description>Di antara ciri boleh membatalkan puasa jika bepergian jauh. Bagaimana jika perjalanan jauh seperti dari Padang ke Jakarta tapi dengan pesawat, mana yang lebih baik tetap berpuasa atau membatalkan puasa? Syukran</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di antara ciri boleh membatalkan puasa jika bepergian jauh. Bagaimana jika perjalanan jauh seperti dari Padang ke Jakarta tapi dengan pesawat, mana yang lebih baik tetap berpuasa atau membatalkan puasa? Syukran</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mUHAMMAD HARIS</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28112</link>
		<dc:creator>mUHAMMAD HARIS</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 06:51:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28112</guid>
		<description>ASSALAMU&#039;ALAIKUM Wr.Wb,
Bagai mana hukum puasa jika kita dalam puasa lalu memasukkan obat melalui suntikan ( jarum suntik ) pada hal kita dalam keadaan sehat, contohnya Suntikan Paksin Flu H1Ni</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ASSALAMU&#8217;ALAIKUM Wr.Wb,<br />
Bagai mana hukum puasa jika kita dalam puasa lalu memasukkan obat melalui suntikan ( jarum suntik ) pada hal kita dalam keadaan sehat, contohnya Suntikan Paksin Flu H1Ni</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rey</title>
		<link>http://ruanghati.com/2009/08/24/tanya-jawab-seputar-puasa-lengkap-bersama-dr-quraish-shihab/comment-page-1/#comment-28111</link>
		<dc:creator>rey</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 11:04:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ruanghati.com/?p=1425#comment-28111</guid>
		<description>apakah blh kalau kita mengeluarkan zakat penghasilan kepada ortu kita sendiri.....
krn ortu sendiri keadaannya susah ?
walaupun tiap bulan kita sudah membantu secara rutin..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apakah blh kalau kita mengeluarkan zakat penghasilan kepada ortu kita sendiri&#8230;..<br />
krn ortu sendiri keadaannya susah ?<br />
walaupun tiap bulan kita sudah membantu secara rutin..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
