Ketika Capitol Hill Menjadi Tempat Shalat Jum'at Ribuan Muslim Amerika (Video)
Ruang Hati | Sep 26, 2009 | Comments 15
Bagi warga AS non-muslim khususnya, berkumpulnya umat muslim dalam jumlah banyak, bahkan sampai ribuan, jelas bukan sesuatu yang bisa disaksikan sehari-hari. Apalagi bila itu dilakukan di salah satu lokasi terpenting di ibukota AS, Washington DC, tepatnya yakni di kawasan Capitol Hill.

Saat Lebih dari 8000 umat Islam di Amerika berkumpul di Capitol Hill sebuah gedung penting di Washinton DC untuk melaksanakan Shalat Jum'at berjamaah
Jumat (25/9) kemarin, sejumlah besar jamaah Jumat yang diperkirakan mencapai hampir 8.000 orang, memang memadati lahan halaman Capitol yang adalah gedung Kongres AS itu. Pada intinya, mereka hanya menjalankan ibadah sholat Jumat biasa, namun sejumlah media massa setempat tak pelak memberitakannya bak peristiwa besar, lengkap dengan suasana dan isi khotbah yang dibacakan.
Seperti dikutip ruanghati.com dari JPNN yang bersumber pada FoxNews, misalnya, ribuan umat muslim itu diberitakan berkumpul dengan damai, sambil menegaskan keimanan mereka dan menunjukkan solidaritasnya dengan nilai-nilai kehidupan AS. Sementara itu, beberapa kelompok pemrotes dari agama lain justru melakukan hujatan-hujatan terhadap keberadaan jamaah tersebut, namun berusaha diabaikan oleh umat Islam yang rata-rata mengenakan jubah putih dan tutup kepala.
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=EFu7yg7wpDc]
Diberitakan pula, sebagian besar jamaah terdiri dari laki-laki, walaupun ada juga jamaah wanita yang duduk terpisah. Mereka yang disebutkan kebanyakan datang dari kalangan kulit berwarna itu, mengikuti khotbah dengan khidmat di atas hamparan berbagai alas – termasuk selimut, jaket, plastik dan sebagainya – yang dijadikan sajadah, sebelum kemudian menjalani sholat Jumat. Salah satu isi khotbahnya adalah ajakan untuk menghindari kebencian pada siapapun, terutama umat Kristen dan Yahudi, dilengkapi seruan “Tuhan memberkahi Amerika”.

Saat ribuan jemaah shalat Jum'at bersiap-siap di halaman Capitol Hill
Lautan jamaah yang berkumpul di bagian barat gedung Capitol itu, dilaporkan datang dari berbagai wilayah, namun terutama berasal dari daerah-daerah di pantai timur AS. Mereka sengaja dikumpulkan melalui sebuah undangan kegiatan yang diberi tajuk “Sholat Jumat di Capitol Hill: Hari Persatuan Islam”.
Dilaporkan pula, tak ada kericuhan atau gangguan apapun yang terjadi, sepanjang beberapa jam pengawasan pihak aparat keamanan maupun media terhadap kegiatan itu. Salah seorang petugas keamanan yang ditanyai namun tak ingin disebutkan identitasnya, memastikan hal itu. “Hanya (seperti) apa yang bisa anda lihat,” katanya.
Namun demikian, di kawasan yang tak terlalu jauh, beberapa kelompok umat Kristen justru dilaporkan menggelar aksi protes yang khusus ditujukan terhadap ibadah Jumat tersebut. Meski berada di bawah pengawasan ketat petugas polisi berseragam maupun yang menyamar, mereka terang-terangan meneriakkan ketidaksenangan mereka dengan aktivitas umat muslim itu. Mereka berdemo menggunakan mikrofon dan sound system lainnya.

Salah satu pemberitahuaan pada umat tentang penyelenggaraan shalat Jum'at di Capitol Hill
Salah satu kelompok, yang menyebut dirinya Operation Save America misalnya, juga menyebarkan sejumlah pamflet bertuliskan “Aborsi adalah pembunuhan! Homoseksual adalah Dosa! Islam adalah Kebohongan!”. Dalam pada itu, salah seorang tokoh penyelenggara Jumatan, Hassen Abdellah, yang adalah seorang pengacara kriminal dari New Jersey, sempat menghimbau kelompok Kristen untuk menghargai dan tak mengganggu Jumatan. Tapi, seperti ditulis Foxnews pula, saat jamaah khusyuk menjalani sholat, suara-suara protes dari speaker para pemrotes pun masih terdengar.
(JPNN)
Berita Terkait :
Popularity: 1% [?]
Filed Under: Ruang Berita Terkini
Tags: agama • artikel • berita • info • informasi • islam • lain-lain • umum
About the Author:











Kebetulan saya hadir disana. Liputan dan foto-foto silahkan lihat di http://budisetiawan23.multiply.com/photos/album/7/Sholat_Jumat_di_Capitoll_Hill_
Semoga hal ini masih bisa di lanjutkan. dan orang amerika dapat sadar.
Salam Takzim
Hebat dan setuju atas ide paman obama yang telah membuka tempat suci bagi umat islam dalam penyelenggaraan solat Jum’at dengan tetap berharap tidak ada hal diluar itu.
Salam Takzim Batavusqu
satu langkah maju yang perlu di acungi bukan saja jempol namun super jempol buat Mas OBAMA ,peaaaaace dechhhhhh….
ini strategi amerika untuk menarik perhatian umat islam. yang mana amerika selama ini sudah mendapat cap stempel merah bagi sebagian umat islam dunia.
OWww….Subhanalllah…
Bagaimana jika seluruh penduduk muslim di bumi ini melaksanakan sholat Jum’at bersama dalam satu daerah dan tentunya di wilayah US juga he he he….
Salam semangat selalu…
Ternyata sulit juga ya hidup di sana.
wow..
katanya, di dunia ini ga akan tercapai kedamaian kalau belum ada toleransi tentang agama dari masing-masing orang. kapan ya ada yang namanya damai?
sebenarnya org yg tidak toleran itu hanya sebagian kecil dalam sebuah agama..tapi mereka pandai membuat seolah-olah mereka mewakili seluruh umat..sehingga kearifan kita sendiri memilah-milahnya..
ketigax
klo di Indonesia gereja ditutup dan sulit mengurus pembangunannya..yahh sayang beberapa org tidak menghormati agama lain..
but saya tidak setuju dgn tindakan mereka yg berdemo, mereka mungkin tidak mendalami agama dengan baik..semoga kedamaian dan toleransi semakin berkembang..peace..
semoga islam dan kristen bisa membawa damai..
Alhamdulliah sekali gw sampai terharu ngeliat nya….
Fantastic !…
Very nice….
maaf juga…gpp keduaxx..hehe. wah syukurlah kalo begitu, mudah2an mereka bisa hidup berdampingan dalam damai. Amiin
(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Jadi juga dilaksnakan di sana. syukur berjalan tertib dan aman. Sayang ada beberapa orang yang kurang menghormati