Beranda > Ruang Berita Suka Suka, Ruang Berita Terkini > Video dan Kisah Ramlan, Gergaji Kakinya Sendiri Untuk Lolos Dari Gempa Padang

Video dan Kisah Ramlan, Gergaji Kakinya Sendiri Untuk Lolos Dari Gempa Padang

Oktober 8, 2009


Ramlan kini hanya punya satu kaki. Ketika terjadi gempa, kaki kanannya remuk setelah tertimpa beton. Tak ada yang berhasil menolong Ramlan untuk keluar dari jepitan beton saat itu, hingga akhirnya dia terpaksa menggergaji sendiri kaki kanannya agar bisa dikeluarkan dari gedung.

Ramlan, Menggergaji kakinya untuk bisa lolos dari beton yang menghimpitnya saat gempa

Ramlan, Menggergaji kakinya untuk bisa lolos dari beton yang menghimpitnya saat gempa (liputan6)

Ketika gempa terjadi 30 September lalu, Ramlan sedang berada di lantai VII Gedung Tel komsel, Jl Khatib Sulaiman, Pa­dang. Pemuda 18 tahun tersebut sudah sebulan tinggal di Padang. Dia bekerja sebagai pekerja bangunan di gedung itu.

Saat gempa terjadi, Ramlan ber usaha menyelamatkan diri. Namun nahas, ketika sedang berlari, kaki kanannya tertimpa beton berukuran 4 x 4 meter dan diperkirakan beratnya mencapai 6 ton.

”Waktu gempa itu, saya berada jauh dari kawan-kawan. Ketika hendak menyelamatkan diri, tiba-tiba kaki saya ditimpa beton yang sangat berat,” ungkapnya seperti dikutip ruanghati.com dari JawaPos.

Beton tersebut menimpa bagian bawah betis Ramlan. Seketika itu dia berusaha meminta tolong teman-temannya yang satu pe kerjaan. Teriakan Ramlan tersebut tidak digubris teman-temannya yang juga sedang melarikan diri ke lantai bawah.

Dalam pikiran Ramlan saat itu, dia harus sesegera mungkin menyelamatkan diri. Padahal, dia tak bisa ke mana-mana karena kaki kanannya penuh darah dan remuk terjepit beton.

Setengah jam kemudian, teman-teman Ramlan datang menolong. Mereka berenam berusaha mengangkat beton tersebut. Na mun gagal. Akhirnya, Ramlan meminta kepada temannya untuk memotong saja kaki kanannya tersebut agar dirinya bisa dike luarkan dari jepitan beton. Tapi, permintaan Ramlan tak bisa dilakukan teman-temannya.

Melihat beratnya beban yang mengimpit serta sudah remuknya tulang kakinya, Ramlan akhirnya memberanikan diri untuk menggergaji kakinya sendiri. ”Ada rasa nyesal dalam diri saya kare na telah memotong kaki saya sendiri,” katanya.

Dalam keadaan merintih kesakitan, Ramlan menggergaji kakinya. Akhirnya teman-temannya bersedia membantu. Setelah kaki terpotong, dalam kondisi darah segar yang mengucur dan hampir pingsan, Ramlan dilarikan ke RS Selasih. Karena rumah sakit itu juga ambruk, Ramlan kemudian dibawa ke RS dr M. Djamil dan baru dirawat di RS Yos Sudarso.

Kini, Ramlan berharap kepada perusahaan yang telah memberangkatkan dirinya dari Purwakarta, yaitu PT Berkat Kurnia Mitra Abadi, agar memberinya kaki palsu. ”Saya meminta agar dikasih kaki palsu supaya bisa kembali jalan,” ungkapnya.

Sekarang, Ramlan yang dirawat di RS Yos Sudarso tersebut berharap segera kembali pulang ke kampung halaman. Rencananya hari ini atau besok, dengan didampingi seorang temannya, Ramlan menemui keluarganya yang ingin melihat langsung kondisinya. (JPNN/Liputan6)

  1. hachi ban no hoshi
    November 26, 2009 pukul 6:49 pm | #1

    saya minta alamat rumah ramlan yang lengkap dong ! saya ingin memberi sesuatu kepadea dia. saya sangat salut kepada dia….. tolong kirim ke alamat e-mail saya ya !!!!!

  2. hachi ban no hoshi
    November 26, 2009 pukul 6:43 pm | #2

    watashi wa Ramlanno doryoku wo shōsan suru . kare wa ue wo idō suru kare no migi ashi wo ushinau koto ni naru . subarashii . moshi watashi Ramlan, tabun watashi wa kare ga nani wo tsukusu koto wo aete koto ga deki naka~tsu ta.

  3. teguh agung winarno
    Oktober 20, 2009 pukul 3:09 am | #3

    tiada kata yang patut diucapkan tuk mengungkapkan kekagumanku atas perjuangannya,andalah pejuang kluarga sejati !!!!
    kuacungkan semua jempol yang kupunya buatmu….

  4. Mia
    Oktober 16, 2009 pukul 10:52 pm | #4

    Smoga stlh ini Allah mberi kmudahn n rezeki yg lbh bsr utk Ramlan

  5. firma
    Oktober 16, 2009 pukul 1:52 am | #5

    nasib sesorang adalah rahasia Ilahi, semua sudah digariskan oleh Allah SWT. semoga Allah memberikan masa depan yang lebih baik pada mas ramlan…Amin

  6. Oktober 12, 2009 pukul 3:00 am | #6

    salut dengan ramlan teteap berjuang

  7. Oktober 12, 2009 pukul 1:25 am | #7

    MasyaAllah, saya sampai menangis waktu menontonya di TV, demikian besar semangat hidup Ramlan, sampai berani dan nekad utk merelakan kakinya dipotong sendiri.
    Semoga Allah swt memudahkan kehidupan selanjutnya bagi Ramlan, amin.
    Salam.

  8. Oktober 10, 2009 pukul 7:09 pm | #8

    ketabahan dan kesabaranlah yang bisa mengobati udha ramlan, bacalah selalu lisan maupun dalam hati di manapun dan kapanpun anda berada, kalimat nida’ (panggilan) “Yaa Sayyidii Yaa Rosuulallooh”

  9. Oktober 10, 2009 pukul 1:52 pm | #9

    mas Ramlan yang tabah ya

  10. Oktober 10, 2009 pukul 11:23 am | #10

    salut bwt ramlan yang berjuang demi hidup

  11. Oktober 10, 2009 pukul 8:57 am | #11

    kasian banget dah .

    yeadhi, melakukan suatu kebaikan secara sederhana dan spontan :D

  12. Oktober 10, 2009 pukul 8:55 am | #12

    makasih atas infonya

    yeadhi, melakukan suatu kebaikan secara sederhana dan spontan :D

  13. Oktober 10, 2009 pukul 2:48 am | #13

    semoga tabah….

  14. Oktober 10, 2009 pukul 2:47 am | #14

    aduh…. betapa menderitanya sudara kita yg kena musibah gempa padang. semoga tabah…. yah sobat.

  15. Oktober 10, 2009 pukul 2:15 am | #15

    Semoga didiberi kekuatan Amien….!!!

  16. aeni
    Oktober 10, 2009 pukul 2:14 am | #16

    kumpulkan peduli membantu bersama2222222222222222222 for saudara kitaaaaaaaaaaaaaa

  17. bulan
    Oktober 10, 2009 pukul 2:13 am | #17

    ayooooooooo anak22 sma4 berikan pedulimu N tunjukin merahmuuuuuuuuuuuuuuuuuu

  18. bulan
    Oktober 10, 2009 pukul 2:10 am | #18

    ayooooooooo warga2222 indonesia bangun kembali negara kita chayyyyyyyyyyoooooooooooooooooooooo

  19. bulan
    Oktober 10, 2009 pukul 2:08 am | #19

    kasian bgt yah……… korban2 padang……………

  20. Oktober 9, 2009 pukul 6:31 pm | #20

    Ya Allah Ya Robbi berikan kekuatan kepada Ade ini sembuhkan lah dia segera mungkin Amien…..

Comment pages
1 2 2151
Komentar telah ditutup