Inilah Doa Khusus Buat Kapolri Yang Dipanjatkan Saat Shalat Jum'at Lalu

Salat Jumat di Masjid Al Ikhlas lingkungan Markas Besar Polri ‘bernuansa’ khusus. Dari mulai ceramah khotib sampai doa-doa yang dipanjatkan khusus diberikan bagi semua pimpinan Polri yang kini sedang didera cobaan. “Kami keluarga besar Polri memohon, meminta diberikan kekuatan kepada pimpinan kami dalam menyikapi berbagai problem saat ini,” kata Umay Jafar, imam masjid Al Ikhlas dalam doa yang dipanjatkan usai melaksanakan salat Jumat di Mabes Polri, Jumat 13 November 2009.
"kapolri"
Aura berbeda sangat terasa saat salat Jumat di masjid lingkungan Mabes Polri kali ini. Imam yang juga memimpin doa pun melanjutkan panjatan doa. “Marilah kita berdoa dan berdzikir mendoakan bagi pimpinan Polri dan institusi Polri yang sedang mengalami cobaan,” ujar imam masjid. Sang imam melanjutkan, mudah-mudahan para pemimpin Polri diberikan kekuatan komitmen dalam mengubah cara pandang atau mindset, sebagai upaya percepatan reformasi birokrasi Polri.
“Tanamkan kesadaran dalam tugas kepada seluruh anggota, berikan kesabaran, kekuatan dalam menghadapi situasi dan ampunilah dosa-dosa dan khilaf kami,” ujar imam memimpin doa. Umay yang juga pemberi ceramah mengingatkan bagi semua media massa yang memuat berita tentang Polri. Dalam ceramahnya, Umay mengingatkan agar setiap pemberitaan itu harus sesuai dengan fakta. “Tidak boleh menyebar fitnah,” ujar dia.

Pantauan di lapangan, petinggi Polri yang terlihat salat Jumat yakni juru bicara Polri Inspektur Jenderal Nanan Soekarna. Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri tidak terlihat di lokasi. Suasana salat Jumat yang beda itu juga dirasakan peserta salat. “Kali ini beda, agak khusus,” ujar seorang polisi. Sebelumnya, Bambang Hendarso Danuri mengaku saatini kepolisian sedang dalam polisi terpojok.

“Saat ini, kepolisian dalam posisi tersudut,” kata Bambang Hendarso Danuri di hadapan peserta ‘Workshop Polri Membuka Ruang Transparansi Publik’ di Rabu 11 November 2009. Entah apa maksud Bambang Hendarso dengan kata-kata posisi kepolisian yang sedang tersudut. Akhir-akhir ini, institusi Polri memang sedang mendapat kritik tajam.

Terutama dalam kasus dugaan rekayasa kasus yang membelit pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. Meski demikian, dalam sambutan di hadapan peserta workshop, Bambang Hendarso tidak menyinggung soal kasus Bibit dan Chandra.  Sebelumnya, Kapolri menjamin Williardi tidak mendapatkan pemaksaan saat menjalani pemeriksaan penyidik. Karena, lanjut Bambang Hendarso, para penyidik yang memeriksa berpangkat lebih rendah Williardi. (Vivanews)

Popularity: 1% [?]

Filed Under: Ruang Berita Terkini

Tags:

About the Author:

RSSComments (8)

Leave a Reply | Trackback URL

  1. musafir says:

    klo do’a sih harusnya tiap hari sebelum melakukan aktifitas, klo merasa islam ya dg cara islam jangan cuma klo ada masalah aja baru deket2 dg islam….makan,pola pikir, gaya pemimpin, gaya hidup ,keputusan, menentukan boleh tidaknya sesuatu di lakukan klo dia muslim ya dg cara islam…yg perlu dicermati kenapa sih saya di uji begini-begitu apakah punya dosa banyak misalnya, harus tanya pada diri sendiri salah apakah aku…?…harus terus …lagian sebagai seorang muslim..ya harus jantan….islam suah jelas kok aturannya….orang yang berzina , klo ada minimal 3 orang yg menyaksikan..maka hukumannya rajam sampai mati…dan lain sebagainya, soal POLRI ya saya secara pribadi menilai kInerjannya masih buruk, maaf pak POLRI saya berhak menilai anda karena stiap bulan gaji saya dipotong buat bayar pajak, padahal gaji saya tidak sebesar bpk KAPOLRI, dan dari pajak2 tersebut untuk mendukung roda pemerintahan termasuk gaji2 pegawai negeri….nah klo rakyat protes…ya wajar…klo rakyat…ingin bebas dari para korupsi ya wajar…..pesan kepada bapak 2/ibu2 yg sekarang menjadi pejabat penting kesempatan sekarang anda memimpin dengan adil…..dan harus lebih banyak baca tentang kepemmpinan Rosullah Muhammad saw…bagi seorang muslim…

  2. azis says:

    setuju juga sama mba Rindu…..!polri……………sadarlah………..buka nuranimu untuk rakyat yg tlah membayar pajak kepada negara,dimana uang itu salah satunya untuk menggaji polri……..!

  3. Bah…???
    Tp gak apa2, gak ngaruh sm sekali. Ttp saja aku gak percaya ma tu petinggi2 POLRI. Jgnkan di pusat petinggi2 polisi ditingkat kabupaten aja kebangetan koq. Ingat Allah Swt gak buta Pak!..

  4. Rindu says:

    sebaiknya kita doakan saja semoga hati nuraninya berfungsi :)

  5. Dangstars says:

    Amiinn…
    Sekalian saya minta di Do’a in juga…

  6. amink says:

    Urang Ka hiji euy…

    Amiiinnnn…sok lah numa wae anu bener….
    :)

Leave a Reply

Switch to our mobile site

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.