Sebagai Prajurit TNI, Presiden SBY Harus Tegas Bersikap
Ruang Hati | Nov 21, 2009 | Comments 29
Filed Under: Ruang Berita Politik
About the Author:
Ruang Hati | Nov 21, 2009 | Comments 29
Cara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak tegas dalam menangani perseteruan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dengan Kepolisian kembali menuai kritik. Kali ini kritik diucapkan Mayjen (Purn) Syamsu Djalal, mantan Komandan Pusat Polisi Militer, yang meminta ketegasan Presiden SBY dalam menangani perseteruan tersebut.
Hal itu diungkapkan Syamsu Djalal saat mengadakan konferensi pers di Hotel Nikko, Jakarta, Jumat malam, 20 November 2009. “Presiden harus segera mengambil langkah tegas dan berani. Jangan cuma omdo (omong doang) alias NATO (No Action Talk Only),” kata dia. Ketidaktegasan itu, menurut Syamsu, diperlihatkan saat SBY membentuk Tim Pencari Fakta ( Tim 8 ) untuk menangani kasus tersebut. “Dengan adanya Tim 8, persoalan ini jadi semakin membias. Padahal, dia punya pembantu-pembantunya, punya menteri,” ujarnya.
Bahkan, setelah setelah Tim 8 mengeluarkan rekomendasi, dalam pandangannya, SBY masih ragu untuk menjalankan apa yang diberikan tim tersebut. “Jangan kemudian panggil Kapolri, Jaksa Agung lagi. Kan itu yang dianggap bermasalah. Malah meminta (pendapat) dari Kapolri dan Jaksa Agung lagi,” tuturnya. Sebagai seorang Jenderal Purnawirawan TNI, Syamsu mengatakan ketegasan harus diperlihatkan SBY dengan cepat mengambil tindakan tanpa keraguan. Dia kemudian mengingatkan, setiap Prajurit TNI sewaktu pelatihan terjun di Jatijajar mempunyai slogan “Kalau ragu, pulang saja.”
“SBY harus ingat slogan di Jatijajar itu. Kalau ragu, turun saja (sebagai presiden),” tutur Syamsu yang juga pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda bidang Intelejen ini. (Vivanews)
SEGERA BERSIKAP, RAKYAT NEGERI INI MERINDUKAN TEGAKNYA KEADILAN
DAN INDONESIA BERSIH BEBAS KORUPSI
Popularity: 1% [?]
Filed Under: Ruang Berita Politik
Tags: anggodo • artikel • berita • berita terbaru • berita terkini • info • informasi • kpk • lain-lain • news • politik • polri • sby • umum
About the Author:
Get the latest updates via email.
I'm sorry but I haven't had time to set up the email subscription feature yet ... try the RSS feed in the meantime.
Jika kita perhatikan dengan seksama maka Tim 8 ini, mirip para pendekar super sakti juga yach….
Salam kenal, Haniifa.
semoga bapak presiden kita mampu menunjukkan kualitas dari keputusan yang akan dikeluarkan beliau…
Pak, jangan buat rakyat terus menanti jawaban dari istana…
information retrieval
Tabea… Artikel yg cukup bagus. Thanks,-
Hmmm dunia politik.
g mo coment yg macem2 ntar malah di ciduk……….
RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk
MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
hehehehehehehe cepetan dunk
hehehehehehe.. dari dulu selalu alon alon asal kelakon.. lambat merayap
yak grap siap bTUL… semoGA cepat terselesaikanni masalah . amiin..
harus cepat dunk bersihkan markus dan tegakkan KEADILAN
betul banget tuh moga 2 pak sby bisa tegas membasmi para mafia 2 tersebut
entu die nyang ditunggu
setuju baNget Gan…>!!!
sumuhun atuh
kalau pemimpin sudah ragu2, pertigaan bisa jadi jalan simpang siur yang ruwet yakk
entu dieeeee
Setuju gan
satuju pisaaaang
ditunggu pak, klo ragu lagi mungkin bisa ada gerakan masa lg lebih besar lagi
nah entu die yang ditakutkan
doh .. semoga saja Pak SYB ga ragu² … kasian rakyat yang sudah memilih beliau
semogaaaaaaaaaaaa
Horeee, bisa naik di peringkayt Pertamax
Jadi presiden ga enak bukan
SBY harus terima dengan suara rakyat semacam ini misalnya.. karena ketidak tegasan beliau menimbulkan penilaan opini publik yg beragam
Salam
enak apaan mendingan jadi rakyat aja dah
jangan-jangan bpk SBY ikut terlibat ya….
upsss….
hehehehehehe……
Ati2 Bro
Klo zaman Suharto kowe udah gak bernyawa sekarang
Huwakakakakka…………….
______________________________________________
Tidak menolak kunjungan Anda ke blog saia yang lain di http://rizaherbal.wordpress.com/
pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxzz
Husssssss jgn asbun