Beranda > Ruang Berita Suka Suka > Sisi Lain Kehidupan Para Bajak Laut Somalia, Tidak Seperti Yang Terbayangkan

Sisi Lain Kehidupan Para Bajak Laut Somalia, Tidak Seperti Yang Terbayangkan

November 24, 2009


Dalam pikiran kita bila kita mendengar kata bajak laut mungkin akan terbesit gambaran wajah-wajah sangar dan menyeramkan seperti wajah wajah suku viking atau cerita bajak laut di film bajak laut Caribia juga bajak laut di film Asterix, dimana kita bisa temui beberapa orang yang matanya ditutup sebelah dan jenggut yang lebat dan lain sebagainya. Namun tahukan Anda bagaimana  penampilan bajak laut Somalia dalam keseharian, dimana dalam beberapa tahun terakhir ini Bajak Laut Somalia menjadi momok bagi dunia pelayaran di dunia karena ulahnya?

Ternyata salah seorang dari bajak laut Somalia sangat menyayangi binatang (kucing) tidak seperti hewan bajak laut umumnya yaitu burung gagak hitam

Ternyata salah seorang dari bajak laut Somalia sangat menyayangi binatang (kucing) tidak seperti hewan bajak laut umumnya yaitu burung gagak hitam

Seperti kita ketahui bersama akibat ulah para bajak laut Somalia ini pemerintah Amerika dan Inggris sering dibuat pusing karena seringkali para bajak laut Somalia membajak dan menyandera kapal-kapal besar yang melintasi samudera Hindia sisi sebelah timur. Bahkan pernah sebuah tanker raksasa yang bermuatan penuh mereka bajak. Mari kita lihat keseharian mereka seseram apakah mereka?

bajak laut somalia

Keseharian mereka di dalam gubuk mereka tinggal

Kondisi gubuk - rumah para bajak laut Somalia tinggal

Kondisi gubuk - rumah para bajak laut Somalia tinggal

Tampak dari luar gubuk para bajak laut Somalia tinggal

Tampak dari luar gubuk para bajak laut Somalia tinggal

Makanan para bajak laut pun bukan seekor hewan di guling di tungku melainkan hanya sepiring mie instan biasa

Makanan para bajak laut pun bukan seekor hewan di guling di tungku melainkan hanya sepiring mie instan biasa

Tahukan Anda bahwa merekapun sehari hari meladang, alias bertani

Tahukan Anda bahwa merekapun sehari hari meladang, alias bertani

Dan tahukah Anda bila ternyata merekapun tidak malu-malu belanja sayur di pasar

Dan tahukah Anda bila ternyata merekapun tidak malu-malu belanja sayur di pasar

Bagaimana menurut Anda? tidak seperti yang dibayakngkan bukan? mungkin kemiskinan dan tatanan pemerintahan yang masih carut marut disanalah yang lebih banyak mengkondisikan mereka bertindak menjadi bajak laut. Wallahualam..

Lihatlah bagaimana ketika mereka beraksi

Lihatlah bagaimana ketika mereka beraksi, senjata rakitan yang sederhana

Lihatlah bagaimana ketika mereka beraksi, menggunakan perahu tradisional

Lihatlah bagaimana ketika mereka beraksi, menggunakan perahu tradisional

Kapal dengan bobot mati sebesar inipun bisa mereka bajak

Kapal dengan bobot mati sebesar inipun bisa mereka bajak

  1. tri
    Desember 10, 2009 pukul 2:47 pm | #1

    gambaran loe sama sekali salah. mereka tuh para pembajak yang hidup mewah dan memiliki sejata canggih. emang uang tebusan yang jutaan US dolar itu untuk apa? disumbanging? dapat informasi dima loe bisa nulis kayak gini?

    • planet
      Desember 12, 2009 pukul 2:52 pm | #2

      setuju…..ini artikelnya ngarang ah..

  2. santosa21
    November 25, 2009 pukul 12:12 pm | #3

    Sebagaimana Lenin berucap, “Semua Persoalan adalah Ketika Perut Lapaaar..”.

  3. dan
    November 25, 2009 pukul 10:25 am | #4

    hah? foto no 2 kayanya sarungnya dari Indonesia tuh.. dari Tegal, hahaha… :D

  4. November 25, 2009 pukul 9:12 am | #5

    mungkin kalo kita bawa kucing trus ktemu bjak laut somalia……..kita gak bakal disandra yaa…..

  5. Hariyanto
    November 25, 2009 pukul 6:54 am | #6

    Penampilan sederhana, kehidupan yg memprihatinkan itulah yg bikin orang somalia nekat.

Comment pages
1 2 2897
Komentar telah ditutup