Borneo Adventure
Barcode Scanner

Video Penangkapan Paksa Komjen Susno Duadji, Tanpa Surat Penangkapan, Bak Teroris

Susno ditangkap anggota Propam Mabes Polri di terminal II D, pintu D 1, Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Saat itu Susno hendak pergi ke Singapura untuk berobat bersama menantunya. Cengkareng, Tangerang. Susno ditangkap karena hendak pergi ke luar negeri.  Drama penangkapan mantan Kabareskrim Mabes polri ini sungguh dramatisir, betapa tidak seorang Jendral polisi bintang tiga ditangkap dengan cara yang tidak prosedural dimana penangkapannyapun tidak didasari atas surat perintah penangkapan. Saat wartawan televisi mengambil gambar penangkapanpun langsung dihalang halangi oleh petugas seakan petugas takut publik mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Komjen Susno Duadji, akankah berhenti menyanyi lagu merdu Markus setelah ditangkap

Komjen Susno Duadji, akankah berhenti menyanyi lagu merdu Markus setelah ditangkap

“Susno mau pergi ke luar negeri tanpa izin atasan. Seharusnya dia melapor meskipun berobat harus izin atasan. Kalau di sana terjadi apa-apa bagaimana?” ujar Edward Aritonang (Kompas)

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=k1oddcIT430]

Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji tiba di Mabes Polri, Senin (12/4/2010) malam sekitar pukul 18.45 WIB dengan pengawalan ketat. Sebelumnya, Susno ditangkap di Bandara Soekarno Hatta saat akan berangkat ke Singapura untuk berobat. Markas Besar Kepolisian RI menyatakan mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jenderal Susno Duadji melanggar disiplin Polri. Jika terbukti bersalah, Susno pun terancam sanksi berat.

Penangkapan Susno mengejutkan banyak pihak karena dilakukan tak lama setelah ia mengungkap informasi yang mengarah terjadinya kegiatan makelar kasus selama ini di Mabes Polri. Susno mengungkap hal tersebut di depan Komisi III DPR RI, minggu lalu. Senin pagi tadi, Susno juga bertemu Satgas Pemberantasan Mafia Hukum untuk kedua kalinya untuk melaporkan informasi terkait kasus Gayus Tambunan dan penangkaran ikan arwana.

Sekarang semua masih remang remang, apa dan bagaimana sandiwara anak manusia ini nanti akhirnya. Siapa yang benar siapa yang salah masih begitu susah menelusurinya, mungkin masyarakat bisa menilai dan boleh menilai, namun Polisi juga punya argumen yang menurut mereka benar, walaupun kebenaran itu selama didunia masih sangat relatif tergantung pada kepentingannya.
Sumber: Kompas/Detik/Vivanews/Metro TV

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Ruang Berita PolitikRuang Berita Terkini

Toko Barcode

Comment using your Facebook