Borneo Adventure
Barcode Scanner

Jangan Pernah Mengemudi Saat Ngantuk!! Bercermin Pada Kecelakaan Saipul Jamil

Istri Saipul Jamil, Virginia tewas dalam kecelakaan di Tol Padalarang Km 97. Saipul menjadi pengemudi Avanza merah marun tersebut. Kecelakaan tersebut diduga karena Saipul mengantuk. Avanza yang dikemudikannya itu pun menabrak pembatas jalan. “Pengemudinya Saipul Jamil. Diduga karena sopir mengantuk,” ungkap Humas Jasa Marga Purbaleunyi, Iwan Mulyawan saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (3/9/2011).(Detik.COM)

Jangan kompromi, lebih baik istirahat sejenak dari pada nekat terus mengemudi saat Anda mengantuk karena fatal akibatnya

Jangan kompromi, lebih baik istirahat sejenak dari pada nekat terus mengemudi saat Anda mengantuk karena fatal akibatnya

Berkaca dari kejadian tersebut dalam posting berikut ruanghati.com mengajak sobat ruanghati sekalian untuk lebih waspada dalam berkendara, apalagi saat ini pastinya banyak sobat yang sedang bermobilisasi dalam arus balik baik yang merayakan Lebaran maupun yang berlibur. Terutama mewaspadai pentingnya pengertian bahaya mengemudi dalam keadaan mengantuk karena bisa berakibat sangat fatal, mari kita simak beberapa penjelasan dibawah ini

Sebuah penelitian yang dilakukan lembaga amal Brake and Cambridge Weight Plan menunjukan bahwa satu dari delapan pengemudi tertidur saat mengemudi. Sang supir ini tertidur antara dua sampai 30 detik saat mereka sudah merasa sangat mengantuk.

“Kelelahan di belakang kemudi sangat membunuh. Saat kita mengemudi kendaraan adalah tanggung jawab besar yang harus diambil serius. Itu berarti kita harus berhenti saat merasa mengantuk dan tidak boleh memulai perjalanan saat lelah. Ini adalah masalah hidup dan mati,” kata Julie Townsend, direktur kampanye Brake tersebut.

Lengah di saat berkendaraan selama 1 detik dalam kecepatan 40 km / jam itu sama dengan Anda telah menempuk jarak 11 meter tanpa kesadaran. Bayangkan bila pada saat Anda berkendara jarak antara kendaraan Anda dengan kendaraan di depan adalah 10 meter, maka kelengahan dalam 1 detik bisa berakibat Anda menabrak kendaraan di depan Anda. Penyebab kelengahan tersebut antara lain mengantuk, melamun, bertelepon genggam, mendengar musik atau makan nasi bungkus sambil berkendara .

Penjelasannya : 40 km / jam setara dengan 40.000 m / 3600 detik setara dengan 11,11 meter / detik. Jadi setelah satu detik Anda sudah berada pada posisi 11,11 meter dari titik semula.

Tanda-Tanda Mengantuk Saat Mengemudi, Anda Wajib Waspada dan Istirahat
1. Susah fokus, mata sering berkedip atau terasa berat
2. Sulit mempertahankan kepala tetap tegak
3. Terus-terusan menguap
4. Tidak bisa mengingat jalur yang sudah dilalui
5. Lupa harus belok atau tidak memperhatikan rambu
6. Melenceng dari jalur, terlalu mepet dengan kendaraan di depan, atau melewati bahu jalan

Bila Anda rasakan tanda-tanda diatas lebih baik istirahat dulu sejenak
Ada Tips Agar Tidak Mengantuk Saat Mengemudi :
Sudah menjadi `penyakit` para pengemudi saat mengemudikan mobil di perjalanan adalah mengantuk. Perlu diingat, jangan memaksakan diri untuk terus mengemudikan mobil bila mengantuk. Sebaiknya Anda perhatikan hal-hal berikut ini :

* Jika kantuk sudah mulai menyerang, lebih baik cari tempat yang aman untuk tidur sejenak dan beristirahat di dalam mobil. Atau bergantian mengemudi dengan penumpang yang lain.(Rekomen)

* Jangan mencuci muka untuk membuat mata melek atau menggunakan bulu ayam untuk menggelitik hidung agar bersin. Tahukah Anda hal itu hanya akan menghilangkan ngantuk sesaat, namun setelah itu serangan kantuk bisa datang lebih hebat lagi.

* Perhatikan kebutuhan pengemudi, setel musik yang menyegarkan pikiran dan sediakan cemilan buah-buahan segar agar pengemudi tidak cepat mengantuk.

* Bagi pengemudi sempatkan untuk melakukan peregangan atau pijatlah bagian punggung atau leher untuk menghilangkan rasa pegal.

Lihatlah betapa bahayanya saat mata anda berkedip beberapa detik saja

Lihatlah betapa bahayanya saat mata anda berkedip beberapa detik saja

Ingat, memaksakan diri Anda terus berkendara resikonya teramat sangat besar, bila Anda membawa keluarga, maka apakah Anda tega bila ada anggota keluarga Anda bisa menjadi korban dalam kecelakaan? Apakah Anda tega dan siap kehilangan mereka? melihat mereka cacat dalam menghabiskan sisa hidupnya karena kecerobohan Anda?

Lihatlah betapa bahayanya saat mata anda berkedip beberapa detik saja

Lihatlah betapa bahayanya saat mata anda berkedip beberapa detik saja

Penyesalan Anda tidak dapat mengembalikan segala yang sudah terjadi, oleh karenanya berpikirlah jauh dalam bertindak, sayangi keluarga Anda, mereka mengharapkan bila Anda bawa mereka dimana Anda sebagai pengemudinya mereka berharap akan sampai ditujuan dengan selamat, apabila Anda sendirian, maka keluarga tercinta menanti kedatangan Anda dengan penuh harap kasih dan cinta, jangan biarkan mereka sedih. Kalau Anda kalut bahkan siap untuk berpikir mengakhiri hidup berpikirlah apakah keluarga tercinta Anda sudah siap kehilangan Anda? Tuhan senantiasa mencintai hambanya yang mau berusaha dan mengasihi diri sendiri juag keluarga mereka tercinta, Selamat mengemudi di jalan dengan hati-hati, jangan pertaruhakan nyawa dengan ketidaksabaran.

Istirahat sejenak tapi Anda lebih punya kesempatan besar bertemu kembali dengan keluarga tercinta dirumah, memberikan kasih sayang Anda pada mereka, Arus balik lelah dijalan sekali lagi istirahatlah, sudah cukup banyak bukti korban jatuh sia-sia dijalan dengan diiringi derai tangis mereka yang mengkasihi jangan Anda perbanyak jumlahnya dengan sikap yang tidak sabar dan tidak bijak, Salam

Tips Lebih Lengkap Atasi Kantuk Saat Mengemudi:

1.Jangan mengemudi lebih dari tiga jam
Mengemudikan mobil selama tiga jam terus menerus tanpa henti menyebabkan saraf sensorik dan motorik seseorang yang menenggak minuman beralkohol dengan kandungan 40 persen. Hal itu bisa terjadi karena kedua saraf tersebut mengalami ketegangan karena orang yang bersangkutan dituntut untuk konsentrasi memperhatikan jalan dan kondisi mobil.

“Sekuat apa pun seseorang, bila kedua syaraf itu harus tegang dalam waktu tiga jam, mereka akan kelelahan juga. Efeknya tindakan refleks dan konsentrasi menurun.

2.Istirahat sejenak dan olah raga ringan
Cara lain menghilangkan kelelahan dan mengantuk adalah beristirahat. Bila dalam perjalanan Anda sudah mulai merasakan tanda-tanda kelelahan dan kantuk sebaiknya menghentikan kendaraan dan beristirahat.

Berbaring atau tidurlah selama 30 menit atau minimal 20 menit. Setelah itu, sempatkan untuk berolah raga ringan sekitar 5 menit dengan urutan bagian tubuh paling atas yaitu kepala, bahu, lengan tangan, bahu, lutut, dan tungkai.

Lakukan gerakan menarik ke atas, memutar, dan melipat. “Melalui gerakan yang berurutan secara benar, maka otot bisep dan trisep akan kembali segar dan asam laktat di otot-otot teredusir.

Selain itu, aliran darah pun lancar.

3.Jangan banyak mengkonsumsi karbohidrat
Selain beristirahat setelah mengemudi selama tiga jam, hal lain yang patut dihindari adalah mengkonsumsi karbohidrat terutama nasi dan roti gandum. Sebab, zat tersebut berpotensi memicu rasa kantuk.

Hal itu bisa terjadi karena L-Tryptophan atau asam amino esensial di karbohidrat akan diubah menjadi niacin dan vitamin B. Sementara niacin memproduksi serotonin.

“Serotinin, menurut pakar kesehatan, akan merangsang otak untuk menimbulkan rasa nyaman di tubuh. Nah, rasa itulah yang kemudian memicu ras kantuk.

Terlebih pada saat yang bersamaan, asam amino lainnya juga masuk ke dalam darah. Pada saat itulah, kandungan L-Tryptophan semakin besar sehingga rasa kantuk pun menjadi-jadi.

Sebagai ganti karbohidrat selama perjalanan, makanlah buah atau coklat. Vitamin dalam buah tidak saja menyegarkan otot-otot dan menguatkan syarat motorik tetapi juga baik untuk menguatkan syaraf sensorik di tubuh.

Adapun cokelat mengandung zat fenol antioksidan. Zat tersebut selain menangkal racun di dalam tubuh yang terbawa di makanan yang dikonsumsi, juga menjaga sel-sel otot tubuh termasuk syaraf motorik dan sensorik.

4.Minumlah kopi bila terpaksa
Namun satu hal yang patut dicatat adalah, kafein yang ada di kopi bukanlah menyehatkan atau membuat sel-sel tubuh kita bugar atau sehat. Zat tersebut sejatinya justru menimbulkan zat yang tidak bersahabat bagi tubuh dan zat dan hormon yang ada di tubuh bereaksi melawannya.

“Sehingga, setelah minum kopi tubuh terasa segar. Padahal, sejatinya pada saat itu tubuh tengah mati-matian melawan kafein.

Hal itu bisa terjadi karena kafein yang ada di kopi merangsang produksi asam lambung. Sementara, zat asam tersebut menjadi media yang subur bagi tumbuhnya beberapa bakteri racun.

Oleh karena itu, pada saat itulah tubuh melakukan perlawanan secara otomatis. Beberapa zat anti racun di dalam tubuh bekerja ekstra keras. Pada saat itulah orang yang minum kopi merasa tubuhnya kembali bugar.

5.Tarik nafas dalam-dalam
Menarik nafas yang dalam dapat meningkatkan kadar oksigen darah dalam tubuh. Hal ini memperlambat detak jantung, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi, yang pada akhirnya membantu kinerja mental dan energi.
Ide dari latihan pernafasan adalah untuk menghirup udara ke perut, bukan dada. Anda dapat melakukannya di meja. Duduk tegak, cobalah latihan ini sampai 10 kali :
Dengan satu tangan di perut Anda tepat di bawah tulang rusuk dan yang lainnya di dada Anda, tarik napas dalam melalui hidung Anda dan biarkan perut Anda mendorong tangan Anda keluar. Dada Anda tidak boleh bergerak.
Tarik napas melalui bibir seolah-olah Anda bersiul. Anda dapat menggunakan tangan di perut Anda untuk membantu mendorong udara keluar.

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Featured

Toko Barcode

Comment using your Facebook