Borneo Adventure
Barcode Scanner

Beginilah Cara Cewek ABG Ababil Gugurkan Janin Pakai Pil Aborsi

Obat aborsi (penggugur kandungan) ternyata masih dijual bebas di beberapa apotek dan toko obat di Kota Jambi. Dari penelusuran Tribun, Kamis (22/3), dengan mudah ditemukan obat tersebut di beberapa tempat di Kota Jambi. Dengan berpura-pura membutuhkan obat untuk pacar yang hamil tiga bulan, wartawan media berhasil mendapatkan pengakuan seorang penjaga apotek.

Dari penjaga apotek di kawasan Simpang Pulai Jambi ini, diperoleh informasi obat bernama cytotec itu dapat ditebus seharga Rp 300 ribu/strip berisi 10 pil. Cytotec adalah pil yang berkhasiat untuk menggugurkan kandungan atau aborsi. “Sekarang habis. Kalau mau nanti siang ada,” ujarnya kepada Koran Tribun yang dikutip ruanghati.com.

aborsi

Foto seseorang wanita muda yang baru saja menggugurkan bayi anak kandungnya

Pria ini mengatakan obat tersebut berisi 10 butir setiap kepingnya. Agar bekerja dengan maksimal untuk menggugurkan kandungan, obat harus dikonsumsi tiga kali per hari. Satu butir obat untuk sekali minum. “Kalau kandungan di bawah tiga bulan, paling lamo tiga hari. Beres,” ujarnya meyakinkan.

Dari mulutnya juga meluncur pengakuan bahwa di kawasan Pasar Jambi juga ada seorang penyedia obat penggugur kandungan yang dipanggilnya dengan sebutan X (bukan nama sebenarnya). Obat seharga Rp 2,5 juta itu menurutnya dapat bekerja menggugurkan kandungan dengan lebih maksimal.

Mencari alamat yang diberikan, Tribun sempat harus berkeliling di kawasan pasar. Letak toko obat yang agak tersembunyi, membuatnya cukup sulit ditemukan. Toko obat tersebut baru dapat ditemukan setelah bertanya kepada seorang pedagang kaki lima, yang berjualan di depan Bioskop Ria.

Mengetahui bahwa Tribun adalah orang yang ‘direkomendasikan’ penjaga apotek di Simpang Pulai, wanita berumur sekira 60-an tahun tersebut langsung mengakui menyediakan obat penggugur kandungan. “Ada juga orang yang saya minta Rp 2,7 juta. Sama kalian bisalah Rp 2,5 juta,” ujarnya.

Dikatakannya, obat penggugur yang disediakannya terdiri dari empat jenis obat berbeda. Kemudian diraciknya supaya dapat berfungsi dengan maksimal. Harga obat cukup mahal, bahkan salah satunya ada yang harus ditebus Rp 100 ribu per butir. Biasanya pasien mengonsumsi obat tersebut antara tiga sampai empat hari. Tergantung dengan kekuatan rahim yang bersangkutan. Bahkan ada pasiennya yang sudah ‘berhasil’ menggugurkan kandungan pada hari kedua mengonsumsi obat yang diraciknya.

Hari ketiga dan keempat tinggal masa pembersihan sisa darah. “Orang yang sudah saya tolong (menggugurkan kandungan, Red) tidak hanya di Jambi. Sampai di Padang juga,” ujarnya. Dikatakannya, selama ini yang paling banyak meminta bantuannya untuk menggugurkan kandungan adalah mahasiswi. Dia juga menyebut universitas di Kota Jambi sebagai penyumbang pasien terbanyak. Selain itu, pasiennya juga berasal dari beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jambi, bahkan beberapa orang dari luar provinsi seperti Padang, Bengkulu dan Riau.

Menurutnya obat tersebut harus dikonsumsi selama tiga atau empat hari. Sekali pakai empat jenis obat. Tiga butir obat digunakan dengan cara diminum, sementara satu butir lainnya dimasukkan ke dalam mulut rahim. Obat yang dimasukkan ke mulut rahim berfungsi untuk membuka mulut rahim sehingga janin dapat keluar dengan mudah. “Yang tiga butir itu fungsinya untuk mendorong janin keluar,” ujarnya lagi.

Menurut wanita yang mengaku sudah mengelola toko obat selama puluhan tahun ini, keempat jenis obat tersebut sebenarnya dapat ditemukan di hampir semua apotek. Namun racikan dan kombinasi obatnya harus benar-benar pas. Sehingga bisa bekerja maksimal.
Bahkan wanita itu juga mengatakan seorang anaknya yang bekerja sebagai perawat, dapat membantu memasukkan pil tersebut ke dalam rahim. “Masukkannya (ke dalam rahim, Red) harus tepat. Biar kerjonyo juga maksimal,” katanya.

Tak hanya di sana, Tribun juga menelusuri kawasan Broni, Kecamatan Telanaipura. Tribun bertemu dengan seorang tukang ojek yang mengaku pernah mengantarkan mahasiswa ke rumah seseorang untuk membeli pil aborsi. Didampingi tukang ojek tersebut saat Tribun menelusuri ke rumah tersebut. Menurut anak pemilik rumah, ayahnya sedang di pasar, buka usaha toko pakaian. Dan biasanya pulang pada sore.

Tukang ojek mengatakan biasanya pil dijual dengan harga Rp 140 ribu satu buah. “Untuk jaga-jaga, mas beli saja dua pil,” katanya. Menurut keterangan tukang ojek yang juga mengaku sebagai sahabat pemilik rumah, pil diambil dari apotek di Kota Jambi. “Dulunya Ia ada buka apotek, tapi sekarang sudah tutup, jadi dia ngambil di apotek lain,” kata tukang ojek tersebut.

Bunga (bukan nama sebenarnya) penjaga sebuah apotek di Kota Jambi, mengaku banyak anak sekolah dan mahasiswa yang membeli pil tersebut. Bunga juga memperlihatkan bentuk pil tersebut, saat memperlihatkan pil yang masih terbungkus warna silver itu, pil tersebut tinggal tiga butir. “Seharusnya 10 butir, ini sudah ada yang beli,” kata Bunga. Harga pil cytotec di sejumlah apotek bervariasi ada yang Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu. Harga tersebut belum dinego.

Bunga juga menjelaskan bagaimana pil tersebut bekerja, setelah diminum, setengah jam kemudian akan terjadi reaksi. Reaksi itu berupa sakit yang seakan-akan memutar-mutar seisi perut, kemudian terjadi pendarahan, meskipun dia mengaku belum pernah mencoba. “Memang sakit nian Bang,” ujar Bunga.

Bunga juga menjelaskan, pada dasarnya pil tersebut dibeli harus dengan resep dokter, dan tujuannya untuk mengobati mereka yang telat bulan (menstruasi.Red). Namun pil tersebut sering disalahgunakan untuk menggugurkan kandungan yang masih muda. Menurutnya kandungan yang di atas tiga bulan tidak bisa menggunakan pil tersebut. (Sumber)

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Ruang Kesehatan

Tags:

Toko Barcode

Comment using your Facebook