Borneo Adventure
Barcode Scanner

Violet Hatta: Kaum Ibu Harus Bisa Pakai Twitter!

Nampaknya emansipasi atau kesetaraan gender antara pria dan wanita hingga kini masih menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan. Karena dari lahirnya emansipasi hingga sekarang, topik tersebut seakan tidak menemukan sebuah kata kesepakatan mengenai esensi sebuah kesetaraan gender atau emansipasi itu sendiri.

Violet_Hatta

Violet_Hatta


Karena itu menurut istri Menristek, Violet Hatta menjelang peringatan hari Kartini dan kemajuan teknologi, Violet meminta kaum ibu tidak gagap teknologi.“Selain mengikuti, para wanita khususnya kaum ibu sudah bisa mengggunakan teknologi. Jadi, jangan sampai kaum ibu di Indonesia masih gagap teknologi. Minimal kaum ibu sudah bisa menggunakan email dan jejaring sosial seperti Twitter, Facebook, ” ujar Violet dalam siaran persnya kepada Tribunnews.com, Jumat(20/4/2012).

Violet Hatta mengatakan contoh nyata seorang wanita meminta kesetaraan hak dan kesempatan yang sama dengan pria di segala bidang tapi kerap kali menolak untuk menunaikan kewajiban yang sama pula. Saat dihadapkan pada sebuah pekerjaan berat, misalnya, mereka akan menolak dengan mengatasnamakan gender.

Meski demikian wanita tetap yakin emansipasi merupakan anak tangga pertama menuju kemajuan dunia wanita dalam segala bidang.Kartini masa kini lanjut Violet Hatta adalah wanita yang mampu menempatkan posisinya dengan baik, dimana seorang wanita bisa berperan sebagai seorang istri, ibu, tenaga professional dibidangnya dan juga warga negara.

“Kartini masa kini adalah wanita yang bisa memproteksi, memperhatikan edukasi, peduli pada kecantikan, mampu berkomunikasi, punya visi, merawat anak-anak, dan memperhatikan
kesehatan.

Dalam menjalankan berbagai perannya tersebut, semangat Kartini sangat melekat dalam dirinya, dimana dia berusaha memajukan pendidikan di Indonesia agar supaya lebih maju, peduli terhadap lingkungan sekitar, berjuang dengan ikhlas dan tanpa pamrih, profesional dibidangnya serta tidak lupa akan perannya dalam keluarga sebagai istri dan ibu, yang menjadi mitra bagi suaminya dan pendidik bagi putra-putrinya,” kata dosen Universitas Lambung Mangkurat ini.

Ibu dua orang anak ini menambahkan bahwa setiap wanita yang mau berjuang untuk kepentingan orang banyak patut dikatakan sebagai Kartini masa kini.

“Yang bisa dikatakan Kartini tidak harus wanita yang bekerja. Ibu rumah tangga pun bisa dikatakan sebagai Kartini. Karena wanita yang menjadi ibu rumah tangga juga mempunyai peran yang penting dalam mendidik putra-putrinya sebagai generasi penerus bangsa yang berkarakter dan mempunyai etika. Peranan ibu rumah tangga dalam mendidik budi pekerti adalah sebuah kontribusi besar dalam pembangunan karakter bangsa. Panggilan jiwa yang agung sebenarnya ketika para wanita mampu mejadikan anak-anak bangsa yang berakhlak, karena kemajuan suatu negara sangat tergantung dengan kualitas generasi penerusnya,” jelasnya.

Terakhir Violet menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa berawal dari kemajuan kaum ibu. Dengan demikian ia berharap agar para wanita di nusantara tercinta ini mau mempelajari dan mampu memahami IPTEK untuk menunjang peran wanita, baik sebagai istri, ibu maupun sebagai professional dibidangnya.

(Sumber)

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Featured

Tags:

Toko Barcode

Comment using your Facebook