Borneo Adventure
Barcode Scanner

Inalillahi! Menkes Meninggal Dunia, SBY Tidak Tahu Kanker Endang Sudah Parah

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga almarhumah Endang Rahayu Sedyaningsih.Hal itu disampaikan saat SBY melayat ke kediaman Endang, di Kompleks IKIP, Jakarta, Rabu (5/2/2012) selama 15 menit.

Jenazah-Ibu-Menkes-Endang-Rahayu

Jenazah-Ibu-Menkes-Endang-Rahayu


“Beliau (SBY) menyampaikan turut berduka cita, kemudian ibu sosok tegar,” kata SBY seperti ditirukan anak kedua Endang, Awandha Raspati Mamahit (27).SBY, kata Awandha, menilai Endang merupakan menteri yang berdedikasi kuat dan menjalankan amanah dengan baik.”Kita (SBY) pun tidak tahu se-stadium (kanker parah) begitu,” kata Awandha.

Endang pergi setelah berjuang melawan penyakit kanker paru yang terdeteksi pada Oktober 2010. Sejak itu, Menkes menjalani pengobatan, baik di dalam maupun di luar negeri, selama sekitar 1,5 tahun.Pengobatan yang dijalani antara lain radiasi lokal dan bedah beku, untuk mengobati kanker secara lokal serta meningkatkan daya tahan tubuh. Selama kurun waktu pengobatan tersebut, beliau tetap semangat menjalankan tugas-tugas di Kementerian Kesehatan.

Endang Rahayu Sedyaningsih lahir di Jakarta, 1 Februari 1955. Beliau berhasil menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1979.Gelar Master on Public Health dan Doktor Kesehatan Masyarakat diperoleh di Harvard University, Amerika Serikat, pada 1992 dan 1997.

Dari perkawinannya dengan dr MJN Mamahit SpOG, ia dikaruniai dua putra dan seorang putri, yaitu Arinanda Wailan Mamahit (31), Awandha Raspati Mamahit (27), dan Rayinda Raumanen Mamahit (21). Almarhumah juga punya seorang menantu bernama Sara Ratna Qanti (30).

Endang yang akrab disapa Enny, memulai kariernya di Departemen Kesehatan sejak 1990. Pada 2004, ia diangkat sebagai pejabat fungsional dengan pangkat Peneliti Madya.Pada 26 Januari 2007, Endang dipercaya sebagai Kepala Puslitbang Biomedis dan Farmasi.

Jabatan sebagai peneliti Madya juga diemban pada 24 Juli 2008.Sejak 1 Agustus 2008, Endang diangkat sebagai Peneliti Utama pada Puslitbang Bio Medis dan Farmasi. Pada 21 Oktober 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberinya amanat sebagai Menteri Kesehatan periode 2009–2014.

(Sumber)

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Ruang Berita Politik

Tags:

Toko Barcode

Comment using your Facebook