Borneo Adventure
Barcode Scanner

Terlalu, Karena Sering Beramal Pegawai Kafetaria Dipecat

Sungguh dapat dikatakan betapa malang  nasib pegawai kafetaria di Missouri, Amerika ini. Niat baiknya memberi makan anak yang kelaparan justru berbuntut pemecatan terhadap dirinya. Pasalnya, ia dianggap mencuri dan merugikan kafetaria karena memberi makan seorang anak secara cuma-cuma selama 2 bulan.

Pada ksdk.com  yang kemudian dikutip ruanghati.com (18/12), Dianne Brame mengakui jika ia memang melakukan hal tersebut selama 2 bulan lamanya. Namun menurutnya, hal tersebut sangat beralasan karena anak tersebut sering terlihat lapar namun tak memiliki uang untuk membeli makanan.

Ilustrasi Beramal

Ilustrasi Beramal

Dianne merupakan seorang cafetaria manager di Hudson Elementary di Missouri. Menurut Dianne, orang tua anak tersebut tak bisa berbahasa Inggris dan tidak mengerti proses prosedural untuk mengajukan makan siang gratis. Padahal, Amerika memiliki National School Lunch Program yang memungkinkan anak-anak mendapatkan makan siang bernutrisi secara cuma-cuma.

Melihat ada anak yang kelaparan, Diannepun memberinya sekotak susu dan juga cheese sandwich pada anak tersebut saat makan siang. Khawatir ia akan dicemooh anak lain, Diane akhirnya memberi anak tersebut makan siang gratis setiap hari, dan sudah berlangsung selama 2 bulan. Namun teman kerjanya justru melaporkan Dianne karena dianggap mencuri dan merugikan kafetaria.

“Sebenarnya, bisa dilihat sebagai pencurian karena makanan tersebut bukan milik saya. Saya akui saya melanggar perjanjian, saya tahu aturan dan regulasinya. Namun saya tak yakin apakah salah jika memberi makan anak tersebut,” kata Dianne. Karena dianggap sebagai kesalahpahaman, Diannepun dipekerjakan kembali di sekolah tersebut.

 

(Sumber)

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Ruang Kutipan Penyegar Jiwa

Tags:

Toko Barcode

Comment using your Facebook