Borneo Adventure
Barcode Scanner

Pantas! Hukuman Mati Buat Geng Pemerkosa di New Delhi

Geng yang memerkosa dan membunuh seorang perempuan di bus umum di New Delhi bulan lalu ternyata mencoba untuk menggilas perempuan tersebut setelah serangan. Fakta ini ada dalam laporan yang tercatat polisi seusai insiden.  Pacar si perempuan, yang dipukuli dan dilempar keluar dari bus setelah perempuan tersebut diperkosa berulangkali, berhasil menarik kekasihnya ke tempat aman tepat pada waktunya.

Hukuman Mati Buat Geng Pemerkosa di New Delhi

Hukuman Mati Buat Geng Pemerkosa di New Delhi

Polisi kini tengah menyiapkan dokumen pemeriksaan setebal 1000 halaman untuk dihadirkan di persidangan, Kamis ini.Mahasiswi kedokteran berusia 23 tahun itu sempat menggigit tiga penyerangnya dalam upaya membela diri, kata harian lokal dan laporan TV setempat. Peristiwa ini sudah menyulut kemarahan tentang meluasnya kejahatan seksual di India.
Luka-luka pada para tersangka, termasuk bukti forensik seperti darah, sperma, dan rambut, serta kesaksian dari kekasih korban yang terluka, akan menjadi bukti utama yang memberatkan pelaku. Pernyataan ini didapat dari laporan serta sumber polisi.  Lima pria ditangkap dan akan diadili mulai Kamis untuk secara formal menghadapi tuntutan pemerkosaan dan pembunuhan dalam sebuah sidang yang dipercepat jadwalnya. Tersangka keenam yang berusia 17 tahun akan disidang di pengadilan anak-anak. “Perempuan itu dan rekannya ditelanjangi dan dilempar keluar dari bus,” kata The Indian Express. “Rekannya sempat menarik dia saat melihat bus bergerak mundur untuk menggilas perempuan tersebut.” Harian The Times of India mengatakan bahwa tuntutan akan merinci bagaimana sopir bus tersebut, yang diduga turut terlibat dalam pemerkosaan, mengumpulkan rekan-rekannya dan merencanakan aksi tersebut. Salah satu tuntutan terhadap para terdakwa juga merujuk pada upaya penghilangan bukti, menurut koran tersebut, karena pengemudi bus berusaha untuk mencuci bus dan membakar pakaian yang diambil dari korban. Korban meninggal pada akhir pekan lalu setelah berjuang 13 hari melawan luka dalam yang sangat serius sampai ususnya harus diangkat. Ia juga menjalani tiga operasi besar dan jantungnya sempat terhenti sebelum kemudian dipindahkan ke Singapura. Brutalitas dan kekejaman serangan tersebut memicu protes besar di ibu kota India dan kota-kota lainnya, serta memunculkan tuntutan hukuman mati buat para pemerkosa. Pemerintah, yang sudah menghadapi kemarahan publik setelah serangan tersebut, pada Selasa mendirikan sebuah komite khusus beranggotakan 13 orang untuk mendalami isu keamanan serta mengevaluasi fungsi kepolisian Delhi secara reguler. Sebuah panel untuk merekomendasikan perubahan pada hukum kriminal soal kejahatan seksual juga didirikan pekan lalu.

 

( Sumber )

 

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Ruang Berita Terkini

Tags:

Toko Barcode

Comment using your Facebook