Borneo Adventure
Barcode Scanner

Festival Sadis Gantung Banteng Sampai Mati di Cina

Desa Baojiang, wilayah Guangxi Zhuang telah menggelar Festival Upacara Gantung Sapi yang telah di lakukan oleh minoritas orang Dong China Selatan ini di percaya telah membawa keberuntungan dalam hal cuaca, hasil panen yang melimpah serta memberikan perdamaian dan kemakmurah untuk desa mereka. Festival ini sudah di lakukan selama hampir 500 tahun dan sekarang festival ini menjadi daya tarik tersendiri oleh ratusan wisatawan.

Festival Sadis Gantung Banteng Sampai Mati di Cina

Festival Sadis Gantung Banteng Sampai Mati di Cina

Sangat terlihat festival ini begitu mengerikan, namun warga di desa Baojiang, Rongshui, Guangxi telah membantah kalau itu adalah tontonan yang kejam, dan mereka menolak untuk menghentikan festival ini.

Upacara: Setelah memilih pohon, warga desa kemudian memperbaiki hewan dengan bunga dan tali

Salah satu warga yang tinggal di sini bernama Lu Hung, mengatakan bahwa membunuh banteng adalah bagian dari tradisi mereka, bukan hanya banteng terkadang mereka juga menggantung sapi sampai mati di atas pohon. Upacara ini telah di adakan setiap tahun dari kalender tradisional Cina dan warga selalu di beri peringatan agar selalu mematuhi peraturan setempat

Kejam: Banteng dihiasi dan kemudian memimpin sekitar desa sebelum itu melekat pohon

Sebelumnya banteng di hiasi dan diikat dengan tali yang kuat, secara bersama – sama penduduk desa berjuang menarik tali ke pohon keramat yang sudah di pergunakan selama bertahun – tahun tanpa melepas hingga banteng mati. Festival ini di saksikan oleh semua penduduk baik orang dewasa sampai anak kecil sekalipun.

Tradisi: Sapi Upacara menggantung telah dilakukan selama ratusan tahun di daerah

Menurut tradisi warga desa yang menonton festival ini akan di berkati oleh para dewa. Orang etnis Dong di Cina sering kali melakukan ritual yang bertujuan untuk memenuhi tuntutan dewa mereka. Hal ini sudah di lakukan selama ratusan tahun di daerah ini.

 

( Sumber )

 

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: FeaturedRuang Berita Terkini

Tags:

Toko Barcode

Comment using your Facebook