Borneo Adventure
Barcode Scanner

Gila! Aktor Polandia Gesekkan Penisnya ke Patung Yesus

Agama adalah sebuah bentuk sepiritual dalam hidup seseorang, setiap orang berhak percaya dan memilih agama yang ia percayai. Kita di wajibkan untuk memilih bukan untuk menghina. Karena pada dasarnya semua agama mengajarkan penganutnya itu baik, dan tidak ada satu agamapun yang mengajarkan buruk pada penganutnya.

Namun ada Sebuah film kontroversial Polandia didukung kementerian kebudayaan setempat memicu reaksi keras dari pemimpin agama Katolik dan Kristen serta politisi. Dalam film itu ada adegan seorang lelaki tengah menggesek-gesek penisnya di sebuah patung Yesus Kristus.

14._GK-P_3_92-93_15_697_Dyp_Jacek-Markiewicz
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (2/11), adegan disebut pelecehan pada Yesus itu juga memperlihatkan lelaki itu menjilati seluruh bagian patung. Pastor Tadeus Rydzyk mengatakan dia telah mengadukan aktor, galeri tempat film itu dipuyar, serta kementerian menjadi sponsor ke pengadilan.

“Aktor murahan itu telah menghina Tuhan kami. Kami juga menyerukan menteri kebudayaan agar tidak buang-buang pada hal menjijikkan ini,” ujarnya.

b2af8f825a0489ff85a9dc9266c6f421b1c64493_365x255

Film karya seniman Polandia bernama Jacek Markiewicz mendapat penghargaan di pelbagai festival film internasional dan terpilih menjadi satu terbaik diizinkan untuk dipamerkan.

Markiewicz membantah jika karyanya dipakai menghina Yesus. “Saya masuk ke gereja di Ibu Kota Warsawa dan disana orang-orang beribadah dan berdoa ke patung seolah-olah benda itu Tuhan. Saya terkejut,” ujarnya.

Dia juga mengatakan semua orang membelai dan menyentuh tubuh Yesus hanya terbalut kain. “Sangat janggal jika ini cara menyembah Tuhan. Saya membuat film ini supaya mengingatkan. Alangkah sangat menghina Yesus jika mereka menyembah Dia dengan cara demkian,” Markiewicz menjelaskan.

Namun pemuka agama dan politisi tidak mendengarkan bantahan Markiewicz. Mereka sepakat ini bentuk penodaan.

Sementara pihak museum direktorat mengatakan mereka tidak ikut campur dan berkomentar pada apa yang dipamerkan. Mereka hanya bilang dua dekade terakhir seni telah menjadi subyek esai, analisis kritis, dan diskusi yang mencerahkan.

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: FeaturedRuang Berita Terkini

Tags:

Toko Barcode

Comment using your Facebook