Borneo Adventure
Barcode Scanner

[FOTO] Kronologis Pembunuhan Sadis Feby Lorita yang Cantik

Asido Simangunsong Hamonangan alias Edo (22), terbukti menjadi pelaku tunggal pembunuh Feby Lorita (31), mayat dalam bagasi mobil Nissan March F 1356 KA yang ditemukan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Selasa 22 Januari 2014.

Feby dibunuh 22 Januari 2014 di rumah Edo di kawasan Bojong, Jawa Barat. Motif pembunuhan sendiri menurut karena masalah asmara. Feby dengan tegas menolak cinta Edo. Setelah menghabisi Feby, Edo mengambil beberapa barang berharga milik Feby, yaitu cincin, dan giwang yang dikenakannya. Agar tak tertangkap Edo melarikan diri ke Siantar, Sumatera Utara.

Mayat  Feby Lorita Dalam Bagasi Mobil Nissan March

Mayat Feby Lorita Dalam Bagasi Mobil Nissan March

Berikut kekejaman Edo menghabisi nyawa Feby:

1. Dipukul hingga gigi rontok

Sebelum dibunuh Feby sempat cekcok. Penyebabnya karena cinta Edo bertepuk sebelah tangan. Wanita berkulit putih itu menolak cinta Edo. Feby menolak lantaran Edo sudah memiliki pacar.

“Gara-gara ini keduanya lalu cekcok di mobil. Feby sempat mencakar dan memukul Edo. Edo yang kalap akhirnya membalas pukulan Feby hingga gigi Feby rontok,” ujar Mulyadi.

 

4 Kekejaman Edo habisi nyawa Feby Lorita

2. Dicekik dan lehernya ditusuk pakai pisau

Setelah berkelahi Edo membawa Feby ke rumahnya di daerah Gadog, Bogor. Edo beralasan akan mengambil uang Rp 10 juta yang diminta korban jika tak mau dilaporkan ke polisi. Rupanya rumah di Gadog itu kosong, Edo pun memaksa Feby tinggal dan menginap di rumah tersebut.

“Sekitar pukul 3 malam (Rabu 22 Januari) Feby keluar dari kamar, tetapi kemudian terlibat cekcok dengan Edo. Edo menuding kalau Feby akan kabur. Edo yang kalap lalu mencekik Feby. Pelaku juga menusukkan pisau ke leher Feby hingga akhirnya korban tewas saat itu juga,” terangnya.

 

4 Kekejaman Edo habisi nyawa Feby Lorita

3. Kaki diikat kabel dan ditaruh di bagasi Nissan

Mayat Feby ditemukan membusuk dalam mobil Nissan March. Saat ditemukan Feby dalam posisi terikat kabel pada bagian kakinya. Kemudian wajah korban tidak dikenali lantaran sudah membusuk dan rusak.

“Saat ditemukan, korban membusuk dengan posisi terikat kabel kakinya. Wajah tidak dikenali karena hancur,” ujar Kapolsek Duren Sawit Imran Gultom di lokasi kejadian, Jakarta, Selasa (28/1). Selain itu, lanjut Imran, korban memiliki ciri-ciri rambut panjang dan kulit putih. Namun, saat ditemukan, bagian rambut sudah mengelupas dari tengkorak kepala.

“Rambut sudah terkelupas. Diduga sementara pasal 338 (pembunuhan) dengan luka-luka kerasan benda tumpul di sekitar leher, mulut dan wajah. Belum diketahui adanya luka senjata tajam,” jelasnya.

4. Mau dibuang ke Depok dan KBT

Edo (22) panik usai menghabisi Feby Lorita. Namun dengan cekatan, Edo lalu mengangkut jasad Feby ke dalam mobil Nissan March milik korban. Edo bermaksud menghilangkan jejak dengan membuang mayat dan mobilnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, Edo mengaku awalnya akan membuang mayat Feby di kawasan Juanda, Depok, Jawa Barat. Kemudian muncul rencana membuang mayat itu ke Kanal Banjir Timur (KBT), lagi-lagi batal dilakukan.

“Mereka awalnya mau buang di situ, tapi ada polisi juga, akhirnya batal,” ujar? Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Mulyadi Kaharni, Senin (3/2). Baru akhirnya Edo menemukan tempat yang dinilai sepi. Mobil Nissan March yang berisi mayat Feby dalam bagasi ditinggalkan begitu saja di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur yang relatif sepi.

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: FeaturedRuang Berita Terkini

Tags:

Toko Barcode

Comment using your Facebook