Borneo Adventure
Barcode Scanner

Kisah Wanita Yang Memiliki Badan Setengah, Akhirnya Bisa Melahirkan Anak

Kisah Marie Andrews yang memiliki tinggi badan setengah dari tinggi badan maunisa normal,  Setelah bertahun-tahun merindukan bayi, Marie Andrews hampir tak percaya dia kini menjadi seorang ibu.

Dahulu saat Marie Andrews di lahirkan, tak seorang dokter dapat memastikan Marie bisa hidup sampai usia dewasa, namun tak ada yang tidak ada yang tidak mungkin didunia ini, hingga berusia delapan tahun Marie mendapati puluhan patah tulang di seluruh tubuhnya yang membuat Marie harus berada di kursi roda.

Namun seperi keajaiban didapatnya, Marie pun dapat bertahan hidup hingga usia dewasa, memiliki suami dan seorang anak adalah suatu hal yang sangat mustahil bagi Marie untuk dapat bertahan hidup sampai saat ini ia sudah sangat bersyukur.

Manusia hanya bisa berpikir, namun Tuhan lah yang berkehendak. Marie menjalin hubungan dengan lawan jenisnya namun kisah cintanya tidak bertahan lama, hingga akhirnya ia bertemu dengan Dan yang sangat mencintai dia apa adanya hingga mereka sama sama melepaskan masa lajangnya di pelamina.

Suatu keluarga tak akan lengkap jika belum ada hadirnya seorang anak di dalamnya, Marie dan sumainya merasakan hal yang sama. mereka sangat menginginkan seorang anak dalam perjalanan rumah tangga yang mereka bina saat ini, namun melahirkan seorang anak akan membunuh saya, ujar Marie. ” Ingin memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai ” inilah peribahasa yang menggambarkan keinginan mereka.

I'll never be able to run around with my son - but I'm going to be a wonderful mum Marie never thought she'd get married let alone have a baby. But despite being so severely disabled with brittle bone disease, which in effect gives her just half a body and confines her to a wheelchair - she is now mum to baby Mark. As Marie is unable to physically carry a baby, she and her husband, used an anonymous surrogate to have their baby for them. Marie. a former school receptionist, now has a full-time carer for her and her baby. When they're out passers-by are stunned to discover Mark is Marie's baby as they usually believe her carer is his mum. Marie even has to be careful holding Mark as she is so fragile, just reaching out to him could break her arm. Just falling off the sofa could kill her. Marie says: "To look at me, many people might think I shouldn't have a baby. But I always longed to be a mum. The arrival of Mark has brought so much joy to our lives and I know I am going to be a fantastic mum. Marie and Dan, a carer who has three degrees and a PhD, have been together for 12 years and wed in June last year

Saat itu juga mereka berkeninginan untuk mengadobsi anak tetapi petugas sosial tidak mengizinkannya karena kondisi Marie yang seperti itu. tak cukup di situ perjuangan mereka, mereka mencari ibu pengganti yang mau melahirkan anaknya dengan menggunakan sperma suaminya, tak lama kemudian mereka menemukan seorang ibu yang rela meminjamkan rahimnya hingga datanglah seorang bayi laki – laki yang sangat lucu.

Kini lengkap sudah hidup keluarga Marie dan Suaminya, Marie yang di perkirakan dapat bertahan hidup sampai 60 tahun usianya mengatakan : “Saya harap cerita saya dapat menginspirasi orang – orang cacat atau orang lain dengan peluang yang ada untuk dapat mengejar impian mereka agar dapat melakukan hidup yang normal tanpa ada halangan.

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Ruang Berita Terkini

Tags:

Toko Barcode

Comment using your Facebook